Pertamina tempatkan alat cuci tangan portabel di lima pasar rakyat

Pertamina tempatkan alat cuci tangan portabel di lima pasar rakyat

Sales Area Manager Retail Malang, Gustiar Widodo (kanan) melakukan penyerahan bantuan alat cuci tangan portabel secara simbolis kepada Wali Kota Malang Sutiaji, di halaman Balai Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (7/3/2020). (ANTARA/HO-Humas Terminal Pengisian Bahan Bakar Malang/VFT)

Karena ukurannya yang ringkas dan praktis tersebut, alat ini menjadi lebih mudah dipindahkan ke lokasi yang lebih membutuhkan.
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), menyalurkan alat cuci tangan portabel yang akan diletakkan pada lima pasar rakyat di wilayah Kota Malang, Jawa Timur.

Fuel Terminal Manager Malang Supply and Distribution V PT Pertamina (Persero) Ahmad Zaeni mengatakan bahwa penempatan alat cuci tangan portabel tersebut, dipilih pada titik-titik strategis yang masih banyak aktivitas masyarakat untuk menekan penyebaran COVID-19.

"Ini kami lakukan untuk membantu masyarakat yang beraktivitas agar memiliki akses mudah di tempat umum, untuk mencuci tangan mereka," kata Zaeni, di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa.

Zaeni menjelaskan, alat cuci tangan portabel yang memiliki kapasitas 300 liter air itu, diserahkan kepada Pemerintah Kota Malang terlebih dahulu. Kemudian akan dipasang di lima pasar rakyat yakni, Pasar Oro-Oro Dowo, Pasar Klojen, Pasar Bunul, Pasar Sukun, dan Pasar Gadang Lama.
Baca juga: PT Timah bantu instalasi cuci tangan Pelabuhan Pangkalbalam

Menurut Zaeni, alat cuci tangan portabel tersebut diharapkan bisa menekan penyebaran virus corona dengan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

"Ini sebagai bentuk upaya menggiatkan salah satu langkah antisipasi yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah penyebaran COVID-19 secara efektif," kata Zaeni.

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Malang, Gustiar Widodo menambahkan alat cuci tangan portabel tersebut dibuat dari drum yang memiliki kapasitas 300 liter air, dan dilengkapi dengan kran untuk memudahkan masyarakat mencuci tangan.

"Karena ukurannya yang ringkas dan praktis tersebut, alat ini menjadi lebih mudah dipindahkan ke lokasi yang lebih membutuhkan," kata Gustiar.
Baca juga: Cegah corona, Pramuka Babel serahkan instalasi cuci tangan di pasar

Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di wilayah Malang Raya yang merupakan gabungan antara Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, tercatat ada 16 kasus positif COVID-19.

Di Kota Malang, ada delapan orang yang positif COVID-19, di mana tiga orang di antaranya telah dinyatakan sembuh.

Sementara di Kota Batu, tercatat satu orang yang positif COVID-19, dan di Kabupaten Malang, sebanyak tujuh orang positif COVID-19, empat orang dinyatakan sembuh, satu orang meninggal dunia, dan dua lainnya masih dalam perawatan.

Baca juga: Masyarakat sambut antusias sosialisasi cuci tangan dari KLHK

Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Bayi usia 6 hari, pasien termuda COVID-19 di NTB

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar