Atalarik Syach minta maaf usai Shalat Jumat di zona merah

Atalarik Syach minta maaf usai Shalat Jumat di zona merah

Atalarik Syach memberikan permohonan maafnya di akun YouTube. (YouTube/Atalarik Syach)

Jakarta (ANTARA) - Selebritas Atalarik Syach menyatakan permohonan maaf setelah melakukan shalat Jumat di daerah zona merah penyebaran virus corona baru (COVID-19).

Meski telah ada imbauan dari MUI untuk beribadah di rumah sementara waktu, namun Atalarik Syach tetap melakukan shalat Jumat di zona merah corona. Dia juga mengunggah video melalui akun Instagram ketika mencari masjid untuk shalat Jumat.

"Saya dan mewakili yang lain yang masih menjalani Shalat Jumat bukan berarti kami itu tidak mematuhi atau tidak mengindahkan saran pemerintah untuk tidak menjalankan ibadah Shalat Jumat, terutama fatwa ulama. Khususnya saya saat ini lagi menggebu-gebunya belajar shalat berjamaah," kata Atalarik Syach dalam video permintaan maaf di akun YouTube pribadinya, Rabu.

Baca juga: MUI: Jakarta kawasan boleh tidak shalat Jumat

Baca juga: DMI Jakarta kembali serukan pembatasan aktivitas ibadah di masjid


Atalarik Syach berpikir bahwa masjid menjadi contoh bagus untuk mengedukasi kepada para jamaahnya, seperti sosialisasi bahaya virus corona.

"Jadi saya juga berpikit melalui masjid yang tersebar di seluruh Indonesia itu bisa membantu program pemerintah dalam mensosialisasikan program kesehatannya melalui masjid, karena di situ kan tempat berkumpulnya bapak-bapak, para laki-laki, yang bisa meluaskan kepada sanak saudaranya di rumah, khususnya perempuan," ujarnya.

Namun aksi yang dilakukan Atalarik Syach dan rekan-rekannya itu menuai banyak komentar dari warganet. Tak sedikit yang mempertanyakan alasan Atalarik Syach untuk tetap melakukan shalat Jumat di zona merah penyebaran virus corona.

"Saya cuma berpikir kalau tempat ibadah yang ada secara mandiri bisa melakukan perlindungan agar jamaahnya bisa melangsungkan ibadahnya dengan aman dan tenang. Seperti pembagian hand sanitizer, ruang sterilisasi sebelum masuk ruang wudhu misalnya," kata Atalarik.

Atas kejadian itu, Atalarik Syach pun berjanji tidak akan melakukan kesalahan yang sama dan berharap agar pandemi virus corona segera berakhir.

"Saya harap permohonan maaf saya diterima jika ada perkataan yang menyinggung mohon dimaafkan . Semoga saya tidak lakukan kesalahan yang sama," imbuhnya.

Baca juga: Masjid KH Hasyim Asy'ari tiadakan Shalat Jumat guna cegah COVID-19

Baca juga: Yang dilakukan Raisa selama #dirumahaja

Baca juga: 16 musisi kolaborasi rilis lagu tentang virus corona

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

AUMR, Robot yang akan jadi lawan tangguh COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar