Saham China ditutup lebih rendah setelah menguat sehari sebelumnya

Saham China ditutup lebih rendah setelah menguat sehari sebelumnya

Seorang pria menggunakan masker saat berjalan melewati gedung Bursa Saham Shanghai di distrik keuangan Pudong di Shanghai, China, saat negara tersebut dilanda wabah virus korona tipe baru, Senin (3/2/2020). REUTERS/Aly Song/wsj/djo.

Nilai transaksi gabungan saham yang mencakup kedua indeks tersebut mencapai 674 miliar yuan (sekitar 96 miliar dolar AS), menyusut dari 732,08 miliar yuan (sekitar 103,2 miliar dolar AS) pada perdagangan hari sebelumnya.
Beijing (ANTARA) - Saham-saham China ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, setelah sehari sebelumnya menguat didukung pemulihan fundamental ketika perdagangan dimulai kembali setelah libur akhir pekan yang panjang.

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai turun 0,19 persen menjadi ditutup pada 2.815,37 poin poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen di bursa kedua China berakhir 0,41 persen lebih rendah pada 10.386,55 poin.

Nilai transaksi gabungan saham yang mencakup kedua indeks tersebut mencapai 674 miliar yuan (sekitar 96 miliar dolar AS), menyusut dari 732,08 miliar yuan (sekitar 103,2 miliar dolar AS) pada perdagangan hari sebelumnya.

Baca juga: Saham China dibuka lebih rendah setelah menguat sehari sebelumnya

Jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 812 saham terhadap 606 saham di bursa Shanghai dan 1.281 saham terhadap 835 saham di bursa Shenzhen.

Perusahaan-perusahaan di sektor perhotelan dan pariwisata, layanan komunikasi dan superkonduktor melihat pertumbuhan yang kuat dalam harga saham, dengan saham Yunnan Tourism Co. Ltd. naik pada batas harian 10 persen menjadi 5,05 yuan per saham.

Beijing Ultrapower Software Co. Ltd. melihat kenaikan harga sahamnya pada batas harian 10 persen menjadi 4,37 yuan per saham.

Baca juga: Saham Hong Kong lebih rendah, indeks HSI turun 1,17 persen

Melawan tren kenaikan, perusahaan-perusahaan di industri pemuliaan babi dan ayam memimpin kerugian.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, berkurang 0,25 persen menjadi ditutup pada 1.964,76 poin.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar