Pantau Toko Tani, Mentan akan perpanjang waktu operasional penjualan

Pantau Toko Tani, Mentan akan perpanjang waktu operasional penjualan

Situasi antrean pengemudi Gojek di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) yang berlokasi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. ANTARA/HO Kementan/am.

Saya sudah meminta kepada Kabadan Ketahanan Pangan untuk tidak hanya membuka pasar tani di tempat ini saja, tapi ada lima tempat di Jabodetabek yang bisa dijadikan induk....
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo pada Rabu melakukan kunjungan ke Toko Tani Indonesia Center (TTIC) yang berlokasi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, guna memantau stok dan komoditas pangan agar distribusi ke konsumen lancar.

Setelah menggandeng perusahaan aplikasi Go-jek, situasi TTIC yang menjual 11 komoditas pangan dengan harga terjangkau tersebut, dipenuhi oleh antrean pengemudi Gojek. Namun demikian, jam operasional pasar dinilai terlalu singkat bagi para driver Gojek.

"Melihat kondisi antrean beberapa hari ini yang begitu padat, saya berkoordinasi dengan Kepala Badan Ketahanan Pangan yang mengendalikan TTIC agar mungkin waktunya bisa ditambah lagi 1 hingga 2 jam jadi operasional yang biasanya jam 10 pagi hingga pukul 2 siang, akan ditambah lagi nanti," kata Syahrul di Jakarta, Rabu.

Syahrul mengatakan bahwa padatnya antrean di TTIC terjadi karena penjualan bahan pangan diterapkan sesuai dengan pembatasan sosial, yakni dengan jarak 1 meter antarpembeli.

Sesuai perintah Presiden Joko Widodo untuk menyediakan pasar bahan pangan, khususnya di jabodetabek, Mentan Syahrul meminta kepada Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan untuk memperluas pasar tani di Jabodetabek sehingga TTIC tidak hanya berada di Jakarta Selatan.

"Saya sudah meminta kepada Kabadan Ketahanan Pangan untuk tidak hanya membuka pasar tani di tempat ini saja, tapi ada lima tempat di Jabodetabek yang bisa dijadikan induk. Agen-agen pasar nya juga harus diperluas dan siapa saja yang mau untuk menjadi agen boleh," kata Syahrul.

Dalam sidak, Mentan juga menjumpai para driver serta masyarakat yang sedang antre untuk masuk ke pasar TTIC. Ia meminta para pembeli untuk terus menggunakan masker sewaktu beraktivitas di luar rumah.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu pengemudi Gojek, Muhammad Gufron, menjelaskan pemesanan bahan pangan di TTIC melalui Gojek sangat membantu, terutama dalam mendapatkan pelanggan di tengah wabah COVID-19 ini.

"Dari pagi dapat pelanggan susah, paling banyak satu atau dua. Tapi setelah jam buka TTIC, saya bisa memaksimalkan mendapat pelanggan," kata Gufron.

Selain driver Gojek, Pasar Mitra Tani/TTIC Kementan juga menerima langsung masyarakat yang ingin berbelanja bahan pangan. Namun dengan adanya pandemi Corona, interaksi dibatasi dan terus diupayakan menjaga jarak.

Salah satu pembeli, Suherman, mengungkapkan pelayanan TTIC di tengah merebaknya virus Corona ini sudah cukup bagus dengan berusaha menerapkan "physical distancing".

"Walau antre sebelum belanja, kami akan lakukan sesuai anjuran pemerintah yang sudah berusaha dalam menangani Covid-19," kata dia.

Baca juga: Gandeng Go-Jek, masyarakat antusias belanja di Toko Tani Kementan

Baca juga: Gelar pasar murah, Kementan terapkan antre berjarak

 

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemerintah Aceh resmikan TTI-C

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar