Pemkot Jakpus sosialisasi ke petugas Grand Cempaka tentang COVID-19

Pemkot Jakpus sosialisasi ke petugas Grand Cempaka tentang COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengecek pembuatan makanan bagi para petugas medis yang menginap di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2020). (ANTARA/HO/ instagram @aniesbaswedan)

Karena jujur mereka ini sempat takut, takut tertular dan sebagainya
Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Pusat memberikan sosialisasi secara mendalam mengenai COVID-19 kepada petugas layanan bagi para tenaga medis di Grand Cempaka Bussiness sebagai bentuk edukasi agar tidak ada ketakutan saat melayani mereka.

"Kita lakukan sosialisasi kepada para petugas yang melayani tenaga medis. Karena jujur mereka ini sempat takut, takut tertular dan sebagainya. Namun lewat sosialisasi ini kami beri pemahaman ke mereka sehingga saat ini responnya positif," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari saat dihubungi, di Jakarta, Kamis.

Tidak hanya petugas hotel, para petugas TransJakarta yang mengantarkan tenaga medis ke rumah sakit-rumah sakit rujukan COVID-19 turut ikut dalam sosialisasi yang mengedepankan 'physical distancing'.

Diperkirakan jumlah petugas hotel dan petugas TransJakarta yang mendapatkan sosialisasi itu berjumlah sekitar 200 orang.

Baca juga: PMI Jaksel bagikan paket sembako untuk pendonor

"Ini ke delapan kalinya kita lakukan sosialisasi. Mereka diatur agar berjarak, dalam satu sesi diisi maksimal 30 orang dalam satu aula. Dengan jumlah orang yang tidak banyak, sosialisasi jadi lebih mudah dipahami," kata Erizon.

Para petugas yang sudah diberi pemahaman dan sosialisasi terkait pencegahan COVID-19 itu pun saat ini melayani sekitar 400 tenaga medis baik perawat hingga dokter.

Para tenaga medis diketahui telah menginap di fasilitas milik Pemprov DKI Jakarta itu sejak Kamis (26/4) sebagai bentuk apresiasi Pemprov DKI kepada mereka.

Tidak hanya di Hotel Grand Cempaka Bussiness, para tenaga medis yang menginap juga tersebar di hotel lainnya seperti Hotel D'Arcici Alhijra, Hotel D'Arcici Plumpang, dan Hotel D'Arcici Sunter.

Saat ini Pemprov DKI Jakarta juga membuka pintu bagi relawan yang ingin berdonasi dalam bentuk bantuan makanan untuk para petugas medis yang menginap di hotel milik anak perusahaan BUMD Jakarta Tourisindo itu.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Terima kasih, teruntuk kamu yang telah berkolaborasi dengan mendukung para tenaga medis berjuang #lawanCOVID19 di benteng pertahanan terakhir.⁣ ⁣ Donasi yang teman-teman berikan telah disalurkan kepada lebih dari 500 tenaga medis yang tidak bisa pulang ke rumah setiap harinya, dan menginap di hotel-hotel yang telah disiapkan Pemprov DKI melalui @jaktourgrup.⁣ ⁣ Mari bersolidaritas, bergerak bersama agar tenaga medis tetap kuat! Untuk kita semua yang berada di garda terdepan cegah COVID-19, tetap #dirumahaja ya, dan #jagajarak!⁣ ⁣ ⁣⁣#JakartaTanggapCorona #HadapiBersama #yukpakaimasker⁣ ⁣ Untuk memberikan donasi dapat menghubungi:⁣ WA: 0811 9601 1520 | 0811 9601 1521 | 0811 9601 1522⁣ Call Center: 0811 1330 8000⁣ ⁣ ⁣ Informasi lebih lanjut cek instagram @jxboard dan @jaktourgroup

A post shared by Pemprov DKI Jakarta (@dkijakarta) on

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sebanyak 7.202 pedagang pasar di DKI telah jalani tes usap COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar