Imbas PSBB, KAI Surabaya hanya jalankan dua kereta ke Jakarta

Imbas PSBB, KAI Surabaya hanya jalankan dua kereta ke Jakarta

Penumpang kereta api berjalan di Stasiun Gubeng Surabaya, Jawa Timur, Rabu (8/4/2020). Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19), terhitung mulai 12 April 2020 PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop 8 Surabaya mewajibkan seluruh penumpang kereta api mengenakan masker. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc.

Kini hanya tinggal dua KA jarak jauh yang beroperasi dari tanggal 10 sampai 23 April 2020
Surabaya (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya hanya menjalankan dua kereta api (KA) menuju Jakarta pada periode 10-23 April 2020, karena menyesuaikan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota tersebut.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Suprapto di Surabaya, Jatim, Jumat mengatakan pengurangan volume perjalanan ke Jakarta juga akibat penurunan jumlah penumpang yang signifikan dari dan menuju DKI Jakarta.

Baca juga: Penumpang KA di Surabaya turun signifikan akibat pembatasan kapasitas

Sebelum penerapan PSBB di DKI Jakarta, Daop 8 Surabaya, awalnya mengoperasikan sebanyak 18 KA, dengan rincian 6 KA dari Malang dan 12 KA dari Surabaya setiap harinya.

"Jumlah perjalanan itu terus kami kurangi sesuai program pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19 dan kini hanya tinggal dua KA jarak jauh yang beroperasi dari tanggal 10 sampai 23 April 2020," katanya.

Dua KA yang masih dijalankan dari dan menuju Jakarta pada masa PSBB yaitu KA Kertajaya relasi Surabaya Pasarturi-Pasarsenen Jakarta dan KA Bima relasi Surabaya Gubeng-Gambir Jakarta.

"KA tersebut memiliki jadwal kedatangan dan keberangkatan di wilayah DKI Jakarta sesuai dengan jam operasi transportasi umum yang telah ditetapkan," katanya.

Suprapto menjelaskan, untuk KA Kertajaya berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 21.05 WIB dan datang di Stasiun Pasarsenen pukul 08.36 WIB, dan dari Jakarta ke Surabaya berangkat dari Stasiun Pasarsenen pukul 14.15 WIB dan datang di stasiun Surabaya Pasarturi pukul 01.24 WIB.

Sedangkan KA Bima relasi Surabaya Gubeng – Gambir berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng pukul 17.00 WIB, dan datang di Stasiun Gambir pukul 05.43 WIB. Kemudian berangkat dari Stasiun Gambir pukul 16.40 WIB dan datang di Surabaya Gubeng pukul 05.54 WIB.

"KA yang berjalan tetap kami jual hanya 50 persen dari kapasitas tempat duduk. Hal ini bertujuan untuk pembatasan sosial antarpenumpang di atas kereta," kata Suprapto.

Baca juga: Daop 8 Surabaya total batalkan perjalanan 22 kereta api
Baca juga: Puluhan ribu penumpang KA di Surabaya terkonfirmasi batalkan tiket

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kini, pengembalian uang pembatalan tiket kereta lebih cepat dan aman

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar