Kasus positif COVID-19 di Kota Bogor tambah enam kasus

Kasus positif COVID-19 di Kota Bogor tambah enam kasus

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, salah satu kasus positif COVID-19 di ruang isolasi RSUD Kota Bogor (ANTARA/HO/Bima Arya)

Kasus positif yang selesai perawatan atau sembuh belum ada
Bogor (ANTARA) - Kasus positif COVID-19 di Kota Bogor bertambah enam kasus pada Jumat ini sehingga seluruhnya menjadi 48 kasus, sedangkan kasus positif dalam perawatan di rumah ada 38 kasus.

"Kasus positif yang selesai perawatan atau sembuh belum ada, sedangkan kasus yang meninggal dunia bertambah dua menjadi 10 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, sebagai Juru Bicara Pemerintah Kota Bogor untuk Siaga Corona, melalui pernyataan tertulisnya, di Kota Bogor, Jumat.

Menurut Retno, panggilan Sri Nowo Retno, jumlah keseluruhan kasus positif COVID-19 Juma ini ini bertambah enam kasus, setelah hasil tes swab diterima. Kemudian, kasus positif meninggal dunia bertambah dua kasus, yakni satu kasus dari kasus positif dalam perawatan serta satu kasus dari pasien dalam pengawasan (PDP) yang telah meninggal dunia.

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) secara keseluruhan pada Jumat ini berkurang dua pasien dari 91 pasien menjadi 89 pasien. Menurut Retno, dua pasien PDP setelah menerima hasil tes swab dinyatakan positif COVID-19 sehingga ditambahkan dalam akumulasi jumlah kasus positif COVID-19.

Baca juga: Lab IPB untuk pengujian diagnostik COVID-19 segera dioperasikan

Jumlah PDP yang meninggal dunia, menurut Retno, juga berkurang satu dari 19 pasien menjadi 18 pasien. "Satu pasien PDP yang telah meninggal dunia, setelah hasil tes Ssabnya diterima, dinyatakan positif COVID-19 sehingga datanya dipindah ke positif COVID-19," katanya.

Dengan demikian jumlah PDP yang masih pengawasan rumah sakit ada sebanyak 49 pasien.

Warga Kota Bogor yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) jumlahnya bertambah 14 orang lagi menjadi 880 orang, pada Jumat ini. Jumlah ODP yang dinyatakan selesai pemantauan bertambah 22 orang menjadi 473 orang. "Jumlah ODP yang masih dalam pemantauan seluruhnya ada 407 orang," katanya.

Sementara itu, data pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam aplikasi PIKOBAR, hingga Jumat, 10 April 2020, pukul 19:13 WIB, menyebutkan, total kasus positif COVID-19 ada 388 kasus.

Dari jumlah tersebut, kasus positif COVID-19 meninggal dunia sebanyak 40 kasus, sembuh 19 kasus, serta 329 kasus positif lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Kota Bogor tambah satu

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP), jumlah keseluruhan hingga saat ini ada 2.445 pasien, dan dari jumlah tersebut 918 pasien dinyatakan sudah selesai pengawasan, serta 1.327 pasien masih dalam pengawasan.

Warga Jawa Barat berstatus orang dalam pemantauan (ODP) ada sebanyak 28.606 orang, dan dari jumlah tersebut sebanyak 12.933 orang dinyatakan selesai pemantauan, sehingga dalam pemantauan ada 15.613 orang.


 

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jalan penghubung Lebak-Bogor ambles tergerus longsor

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar