PBB kutuk pemutusan pasokan air ke Tripoli di tengah wabah corona

PBB kutuk pemutusan pasokan air ke Tripoli di tengah wabah corona

Sekawanan unta terlihat menyebrangi jalan di Tripoli, Libya, Rabu (19/2/2020). Foto diambil tanggal 19 Februari 2020. (REUTERS/AHMED ELUMAMI)

Pada saat ini ketika Libya memerangi ancaman pandemi COVID-19, akses terhadap air dan listrik sangat penting untuk menyelamatkan banyak nyawa. Tindakan individu seperti itu menghukum jutaan orang tak berdosa. Itu hal yang menjijikkan dan harus seger
Tunis (ANTARA) - Koordinator kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Libya pada hari Jumat mengutuk penghentian pasokan air ke ibu kota Tripoli Libya selama seminggu terakhir.

Tindakan itu sangat tercela dan harus segera dihentikan, menurut PBB.

Sebuah kelompok bersenjata pada hari Senin menyerbu sebuah stasiun kontrol di Shwerif, menghentikan air dari pompa dan mengancam para pekerja, Proyek Sungai Great Man Made, yang memasok air ke sebagian besar Libya.

Kelompok bersenjata itu berusaha menggunakan pemutusan aliran air sebagai tekanan untuk memaksa pembebasan anggota keluarga yang ditahan, kata koordinator kemanusiaan Yacoub El Hillo dalam sebuah pernyataan.

Pasokan air telah dipotong untuk lebih dari 2 juta orang di Tripoli dan kota-kota terdekat.

Tripoli, kursi Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui secara internasional, telah diserang selama satu tahun oleh Tentara Nasional Libya Khalifa Haftar yang berbasis di timur.

Peningkatan pertempuran sejak pertengahan Maret ditandai dengan ledakan bom hebat khususnya di selatan kota dekat garis depan. Proyektil bom itu mengenai rumah sakit.

Baca juga: PBB berupaya selamatkan pembicaraan damai Libya
Baca juga: AS minta LNA Haftar berhenti menyerang Tripoli


Perang telah menghambat berbagai upaya untuk mempersiapkan sistem kesehatan Libya yang sudah compang-camping dalam menghadapi wabah virus corona.

Sebanyak 24 kasus positif virus corona jenis baru atau COVID-19 telah dilaporkan di negara itu.

Pemerintah memberlakukan jam malam sebagai salah satu upaya untuk memperlambat penyebaran virus corona.

Pasokan listrik juga telah berulang kali dipotong di Tripoli dan beberapa daerah lain selama seminggu terakhir.

"Pada saat ini ketika Libya memerangi ancaman pandemi COVID-19, akses terhadap air dan listrik sangat penting untuk menyelamatkan banyak nyawa. Tindakan individu seperti itu menghukum jutaan orang tak berdosa. Itu hal yang menjijikkan dan harus segera dihentikan," kata Hillo .

Sumber : Reuters

Baca juga: PBB kecam serangan terhadap RS pasien corona di Tripoli Libya
Baca juga: Meski tak ada corona, pemerintah Libya Tripoli nyatakan status darurat

Penerjemah: Azis Kurmala
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Anies: reproduksi COVID-19 terkendali, kado HUT Jakarta

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar