Gugus Tugas Pusat salurkan 3.000 APD ke Malut

Gugus Tugas Pusat salurkan 3.000 APD ke Malut

Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut, Kolonel Inf Endro Satoto, S.Ip, MM menyerahkan bantuan ribuan APD ke Pemprov Malut melalui Kadis Kesehatan, dr Idhar Sidi Umar (ANTARA/Abdul Fatah)

Ternate (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pusat menyalurkan bantuan sebanyak 3.000 alat pelindung diri (APD) dalam penanganan untuk wilayah Provinsi Maluku Utara (Malut) yang tiba pada Sabtu (11/4) menggunakan pesawat Boeing 737 TNI-AU.

"Kita kembali mendapatkan bantuan dari Gugus Tugas COVID-19 Pusat sebanyak satu set APD terdiri dari baju dan celana, ada 60 koli. Satu koli isi 50 jadi totalnya 3.000 set," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malut, Ali Yau di Ternate, Sabtu.

Menurut dia, bantuan tersebut tak hanya APD akan tetapi 6.000 masker dan tiba di Bandara Sultan Babullah sekitar pukul 07.15 menit dari Jakarta dengan jumlah bantuan masing-masing, 3.000 pcs APD (60 koli) dan 6.000 pcs masker (3 koli).

Baca juga: DPRD sarankan skema bantuan sembako warga di Surabaya tepat sasaran

APD bantuan pusat ini, kata Ali Yau, sebelum didistribusikan disimpan dulu di Gugus Tugas COVID-19 Malut.

"Sebelum didistribusikan ke RS rujukan se-Malut kita akan berkoordinasi dulu dengan Dinas Kesehatan setempat," kata Ali.

Dia menyatakan, bantuan ini menjadi bantuan yang kedua dikirim Tim Gugus Tugas COVID-19 Pusat, yang pertama tiba pada awal April lalu.

"Sehingga, dengan bantuan ini, diharapkan bisa meringankan kerja tim medis yang berjuang untuk menangani pasien COVID-19," tambah Ali Yau.

Ali Yau mengakui, dengan adanya kelengkapan APD ini diharapkan bisa membantu petugas kesehatan yang berada di garda terdepan dalam penanganan virus corona.

Baca juga: RSD Wisma Atlet rawat 524 pasien, 369 positif COVID-19

Ali Yau meyakini APD dari pusat ini akan membantu petugas-petugas medis yang saat ini berada di garda terdepan. Sebab, tim medis bekerja di garda depan, mereka rawan tertular COVID-19 bila tidak dilengkapi APD memadai dan dengan APD ini Pemprov Malut akan memastikan tenaga medis yang ada di Malut bekerja dengan perlindungan terbaik.

"APD yang ada ini akan tetap kita maksimalkan penggunaannya kendati memang belum begitu mencukupi, tetapi paling tidak dapat dimanfaatkan secara baik. Insya Allah cukup kalau tidak bertambahnya ODP di Malut saat ini," katanya.

Sementara itu, dalam keterangannya Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Endro Satoto, S.Ip, MM menambahkan, bantuan Alkes dari Gugus Tugas Nasional kepada Gugus Tugas Provinsi ini merupakan bentuk keseriusan Pemerintah dalam penanggulangan COVID-19.

"Bantuan ini merupakan yang kedua kalinya dimana sebelumnya pada 03 April lalu kita telah menerima 15 koli APD dan masker dan kali ini 63 koli, bantuan ini kita prioritaskan bagi tenaga medis  baik di rumah sakit rujukan maupun gugus tugas kabupaten/kota se-Malut," ujarnya.

Baca juga: Pandemi corona butuh penanganan skala lokal, kata Presiden UCLG-Aspac
Baca juga: Anggota DPR ingin pemerintah pastikan kebutuhan daging dalam negeri

Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

30 Menit - Inovasi LIPI dan restu KLHK tangani limbah medis pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar