Kemarin, Wagub DKI dilantik hingga sanksi bagi perusahaan langgar PSBB

Kemarin, Wagub DKI dilantik hingga sanksi bagi perusahaan langgar PSBB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membaca sumpah saat dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/4/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/POOL/foc.

Jakarta (ANTARA) - Rabu (13/4), banyak peristiwa menarik yang terjadi di Ibu Kota. Mulai dari pelantikan Wakil Gubernur DKI yang tidak langsung bekerja hingga Gubernur DKI Anies Baswedan akan beri sanksi tegas perusahaan pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Berikut Redaksi Metropolitan LKBN ANTARA merangkumkan berita kemarin yang masih relevan untuk anda baca pagi ini, klik judul untuk membaca lebih lanjut:

1. Ahmad Riza Patria tidak langsung kerja usai dilantik

Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Ahmad Riza Patria tidak langsung bekerja di kantor barunya, Balai Kota Jakarta usai dilantik Rabu ini sebagai Wagub DKI Jakarta oleh Presiden Joko Widodo di istana kepresidenan.

Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH-KLN) DKI Jakarta, Muhammad Mawardi, membenarkan hal tersebut, Kamis (16/4) sendiri, pengganti Sandiaga Uno ini akan memperkenalkan diri terlebih dahulu dengan pejabat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Rencananya hari Kamis baru ada pertemuan dengan pejabat DKI. Tapi itu juga belum pasti," ujar Mawardi saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

2. Petugas poin cek Pasar Jumat ditodong pisau oleh pengendara

Petugas poin cek di wilayah perbatasan Jakarta Selatan, Pasar Jumat, ditodong pisau oleh oknum pensiunan militer karena merasa kesal saat kendaraannya dihentikan, Rabu.

Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Selatan AKP Sugianto membenarkan peristiwa tersebut saat memimpin jalannya pengawasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Barusan di cek poin Pasar Jumat, ada kejadian masyarakat lewat diberhentikan anggota saya, kemudian ditanya kenapa tidak gunakan masker?," katanya di Jakarta.

Pengemudi yang belum diketahui namanya itu lantas menjawab dengan nada ketus kepada petugas. "Mau pakai masker, mau tidak itu, hak saya," kata Sugianto meniru pernyataan pengendara.

3. Enam petugas korban kecelakaan di JORR sedang merawat jalan

Sebanyak enam pekerja yang menjadi korban kecelakaan di KM 29+800 Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu dini hari, sedang bertugas melakukan perawatan jalan.

"Mereka pekerja perawatan jalan yang sedang bertugas saat kejadian," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo yang dihubungi ANTARA melalui sambungan telepon.

Berdasarkan hasil pengecekan ke lokasi kejadian, kata Sambodo, pengendara sedan nomor polisi B 1106 MZ berinisial MO menabrak pekerja dan mobil proyek di KM 29+800.

4. Johar Baru miliki dapur umum bagi warga terdampak COVID-19

Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, memiliki dapur umum selama masa tanggap darurat COVID-19 untuk membantu masyarakat yang terdampak ataupun masih bekerja di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Jadi seluruh Indonesia ada. Nah kalau di Jakarta dalam hal ini Bapak Kapolda dan Bapak Pangdam. Khususnya daerah yang terdampak pandemi COVID-19," kata Panglima Kodam Jaya Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono saat meninjau dapur umum bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana di GOR Johar Baru yang menjadi lokasi dapur umum, Rabu.

Di dapur umum itu, dalam satu hari disiapkan sebanyak 1.200 bungkus makanan untuk dibagikan kepada masyarakat yang ekonominya kurang mampu ataupun pekerja yang masih harus bekerja di masa PSBB.

5. Anies tegaskan sanksi bagi perusahaan yang masih beroperasi saat PSBB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memberi sanksi kepada perusahaan yang masih beroperasi selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kita akan berikan sanksi kepada perusahaan-perusahaan yang tetap beroperasi di saat PSBB ini dilaksanakan. Bila tidak termasuk di dalam perusahaan yang dikecualikan, maka atur agar karyawan bekerja di rumah," ujar Anies di Jakarta, Rabu.

Anies mengatakan, kondisi transportasi umum yang masih dipenuhi oleh masyarakat di tengah masa pemberlakuan PSBB disebabkan oleh sejumlah perusahaan yang tetap nekat beroperasi.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tak pakai masker di Jabar bisa didenda Rp150 ribu

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar