VW Bersiap "Kuasai" Pasar Otomotif Indonesia

VW Bersiap "Kuasai" Pasar Otomotif Indonesia

Jakarta (ANTARA News) - Produsen mobil asal Jerman, Volkswagen (VW) bersiap menguasai pasar otomotif Indonesia dengan melipatgandakan produksi "compeletly knock down" (CKD) di tahap awal.

"Indonesia merupakan pasar yang besar, dan kami belum begitu aktif di sini. Kami siap melipatgandakan produksi kami di Indonesia, dan itu memang menjadi rencana kami," kata Direktur Eksekutif Pemasaran Asia Volkswagen AG, Adrian Hallmark, pada peluncuran VW Touran di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pihaknya menilai Indonesia merupakan potensi besar di sektor otomotif, baik dilihat dari sisi ekonomi maupun populasi.

Ia menambahkan bahwa pihaknya siap menjadikan manufaktur VW menjadi nomor satu di Indonesia dari segi produksi. Karena itu keputusan membuat perakitan sebagai tahap awal di Indonesia dilakukan setelah melakukan investasi yang sama di Cina dan India.

"Indonesia menjadi salah satu `emerging market` selain Cina dan India. Hal ini terutama terlihat setelah dunia mengalami krisis keuangan," ujar Hallmark.

Alasan VW merangkul PT Indomobil Grup sebagai rekanan untuk bekerjasama melakukan perakitan mobil sport keluarga Touran, menurut dia, karena perusahaan otomotif tersebut telah memiliki nama di Indonesia, serta kemampuan teknis yang baik untuk diajak bekerjasama dalam jangka panjang.

Sementara itu, Head of Group Manufacturing Overseas Volkswagen AG, Christof Spathelf mengatakan, produk hasil rakitan di Indonesia akan sama kualitasnya dengan produk VW yang diproduksi di negara lain.

Hal tersebut, menurut Spathelf, yang menjadi perhatian utama pihaknya, bahwa proses dan kualitas menjadi penting untuk diperhatikan sehingga standar yang sama akan diperoleh dari pabrik perakitan di Indonesia.

Pada produk perdana CKD VW, yakni "multi purpose vehicle" (MPV) Touran, Spathelf menegaskan bahwa mobil tersebut telah diproduksi dengan menggunakan teknologi terbaru. Desain mobil ini sendiri, menurut dia, membuat "low noise" bagi penumpang.

Kendaraan tujuh penumpang yang dibandrol harga Rp395 juta (on the road) ini mengusung mesin TSI, yakni sebuah mesin bensin "direct injection" yang dipersenjatai dengan kompresor dan "turbocharger" yang menonjolkan penyampaian tenaga besar dengan konsumsi bahan bakar satu liter untuk 14 kilometer (km).

Mesin 1,4 TSI yang dipasangkan pada mobil sport keluarga ini mampu menghasilkan daya sebesar 140 hp pada putaran mesin 5.600 dengan torsi 220 Nm pada putaran mesin 1.500. Kecepatan tertinggi yang dihasilkan adalah 198 km per jam, sedangkan akselerasi 0 hingga 100 km tercapai dalam waktu 9,7 detik.

Touran yang diciptakan bermesin Euro IV ini berdimensi 4,4 meter (m), lebar 1,79 m, dan tinggi 1,63 m. Beberapa fitur spesial yang disediakan guna mendukung kenyamanan pengendara dan penumpang yakni cruise control, climatic AC system, electronic immobilizer, dan anti-theft security system.(*)

Pewarta: goent
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2009

Mendag lepas ekspor akhir tahun, nilai Rp 35 T

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar