PUPR serahterimakan Rusunawa Unsultra senilai Rp19,9 miliar

PUPR serahterimakan Rusunawa Unsultra senilai Rp19,9 miliar

Proses penyerahterimaan Rusunawa Unsultra. (Dok Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Ditjen Perumahan Kementerian PUPR)

Jadi mahasiswa tinggal dengan nyaman dan bisa fokus menuntut ilmu di Unsultra
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyerahterimakan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk mahasiswa di Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) yang dibangun dengan anggaran Rp19,9 miliar.

"Kami berharap Rusunawa di Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) ini bisa bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda Indonesia di daerah," ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Utara, Hujurat, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut Hujurat, saat ini Kementerian PUPR tengah mendorong pembangunan hunian vertikal baik bagi masyarakat maupun para generasi muda khususnya bagi mahasiswa di perguruan tinggi.

Hal itu, ujar dia, dilakukan agar mereka dapat belajar bagaimana tinggal di Rusun sejak dini mengingat lahan untuk perumahan saat ini juga semakin terbatas.

Ia menjabarkan, pembangunan Rusunawa mahasiswa Unsultra setinggi tiga lantai tersebut dilaksanakan selama jangka waktu sembilan bulan.

Berdasarkan data yang dimiliki SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sultra Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Rusunawa Mahasiswa Unsultra dibangun dalam kawasan Kota Kendari yakni di Jalan Kapten Pierre Tendean No. 109 A di atas tanah seluas 2.500 meter persegi.

Rusunawa mahasiswa Unsultra dibangun diatas tanah seluas 2.500 meter persegi setinggi tiga lantai dengan jumlah kamar yaitu 62 kamar dan 2 kamar diperuntukan untuk mahasiswa yang berkebutuhan khusus.

Rusunawa mahasiswa Unsultra ini diperuntukan untuk mahasiswa pada satu tahun pertama maksimal selama dua semester dan tidak sampai selesai. Persyaratan dan seleksinya mahasiswa yang akan tinggal di Rusunawa ink sudah ditentukan dari pihak Unsultra sebagai pengelola Rusunawa

"Tipe kamar yang pada setiap ruangan yakni tipe 24 dan kami sudah melengkapinya dengan mebel seperti tempat tidur, kursi dan meja belajar dan lemari pakaian. Jadi mahasiswa tinggal dengan nyaman dan bisa fokus menuntut ilmu di Unsultra," ucapnya.

Rektor Unsultra, Prof Dr. Ir. Andi Abhrun mengatakan, Rusunawa ini merupakan jawaban dari impian civitas akademika Unsultra serta masyarakat, utamanya para kaum muda yang bercita-cita melanjutkan studi di perguruan tinggi.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR khususnya kepada Direktorat Jenderal Perumahan karena telah memberikan bantuan rumah susun yang sangat berguna untuk keberlangsungan hidup dan kelancaran dalam menjalani masa pendidikan buat para mahasiswa dan mahasiswi di bangku perkuliahan. Kami harap ke depan Kementerian PUPR bisa memberikan bantuan Rusunawa lagi karena jumlah mahasiswa kami cukup banyak," katanya.

Baca juga: PUPR gunakan rusunawa di Lombok Timur untuk isolasi COVID-19
Baca juga: PUPR bangun rusunawa mini untuk ponpes di Kabupaten Tangerang

 

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kementerian PUPR: Sebagian besar venue PON XX Papua siap 100 persen

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar