Penyelenggara kegiatan olahraga diberi pedoman cegah COVID-19

Penyelenggara kegiatan olahraga diberi pedoman cegah COVID-19

Dokumentasi - Mantan pelari dunia Usain Bolt dan para pelari lainnya dalam sebuah lomba. ANTARA/AFP/Nicolas Asfouri

Jakarta (ANTARA) - Federasi atletik dunia (World Athletics) akan memberikan pedoman dan informasi yang terinci mengenai COVID-19, termasuk langkah-langkah pencegahannya, kepada sejumlah pihak penyelenggara kegiatan lomba lari maraton maupun kegiatan olahraga lainnya.

Melansir laman Reuters pada Jumat, Atletik Dunia mengatakan akan membentuk gugus tugas medis yang terdiri dari perwakilan beberapa cabang olahraga, yaitu bersepeda, ski, dayung dan triatlon, untuk menyusun pedoman pencegahan virus corona.

Selain itu, Institusi Internasional Pengobatan untuk Perlombaan (IIRM) juga akan dilibatkan dalam proses penyusunan pedoman tersebut.

Atletik Dunia mengungkapkan pandemi COVID-19 yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini memang menjadi alasan utama pembentukan gugus tugas ini, namun Atletik Dunia juga mengantisipasi penyakit-penyakit berbahaya lainnya.

Baca juga: Pemenang London Marathon dilarang bertanding karena doping

“Selain COVID-19, pihak penyelenggara kegiatan olahraga juga harus berhadapan dengan ancaman Norovirus dan penyakit menular lainnya. Oleh karena itu, gugus tugas medis akan menyusun pedoman pencegahan untuk mengurangi resiko penularan dari penyakit-penyakit tersebut,” kata Direktur Kesehatan dan Sains Atletik Dunia Stephane Bermon, Rabu.

Beberapa kewajiban yang dilakukan gugus tugas medis itu, diantaranya menyediakan alat atau sarana khusus yang dapat mengukur resiko penularan suatu penyakit sekaligus menentukan rencana mitigasi yang tepat dan juga rencana alternatif lainnya.

Disamping itu, gugus tugas medis akan memberikan sosialisasi kepada pihak penyelenggara serta federasi olahraga terkait langkah-langkah yang harus dilakukan agar ke depannya seluruh kegiatan bisa berlangsung normal kembali, baik setelah pandemi COVID-19 maupun pandemi wabah penyakit lainnya.

Terakhir, gugus tugas medis juga harus melakukan analisis untuk mengetahui apakah orang-orang yang selamat dari virus corona mempunyai resiko tertentu apabila berpartisipasi dalam kegiatan olahraga tersebut.

Baca juga: Kejuaraan dunia atletik mundur ke Juli 2022 agar tak bentrok Olimpiade

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Atletik persembahkan 3 medali emas dalam ASG 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar