Jakarta (ANTARA) - Instagram Live diluncurkan pada 2016, namun dikarenakan pandemi corona penggunaan fitur tersebut meroket, yang membuat Instagram menguji coba tombol untuk mengunggah hasil siaran langsung ke IGTV.

Instagram, dikutip dari The Verge, Sabtu, mengatakan penggunaan fitur "Live" naik lebih dari 70 persen di AS. Hal ini mendorong platform milik Facebook itu untuk menghadirkan fitur baru yang membuat pengguna lebih mudah untuk menonton dan menyimpan konten.

Fitur baru berupa tombol tersebut memungkinkan pengguna untuk mengunggah konten live streaming mereka setelah siaran usai langsung ke IGTV.

Baca juga: Instagram luncurkan "co-watching" dan stiker "di rumah aja"

Baca juga: Instagram kurangi sebaran hoaks virus corona

Dengan tombol itu, pengguna juga dapat memilih untuk membagikan pratinjau video mereka ke feed dan profil mereka, sementara komentar dan stiker pertanyaan tidak akan ditampilkan di IGTV.

Video "Live" biasanya hilang dalam waktu 24 jam, setelah pengguna menyimpan dan mengunggahnya dalam Instagram Story. Meski begitu, kebanyakan orang belum mengunggahnya ke IGTV atau di tempat lain.

Sehingga, fitur tombol baru tersebut dapat membuat unggahan ke IGTV menjadi opsi yang lebih menarik, yang tidak hanya akan memberi manfaat bagi pemirsa yang melewatkan LIve, tetapi juga membantu Instagram untuk membuat IGTV menjadi pesaing platform video Youtube, yang tentunya membutuhkan lebih banyak konten.

Berfokus pada IGTV, Instagram sebelumnya telah memperbarui aplikasi IGTV yang dapat membantuk kreator konten mempromosikan konten mereka lebih baik lagi.

Instagram juga mulai memungkinkan pengguna untuk mengakses pesan langsung (DM) mereka dari desktop, yang membuat pengalaman desktop lebih baik lagi, seperti aplikasi.

Baca juga: Punya akun Instagram, Johnny Depp "cover" lagu John Lennon


Baca juga: DM Instagram kini bisa diakses di web

Baca juga: Apa itu "Until Tomorrow challenge"?


Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2020