Ringankan beban warga terdampak, BPJAMSOSTEK bantu 1,4 ton beras

Ringankan beban warga terdampak, BPJAMSOSTEK bantu 1,4 ton beras

BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Jakarta Grogol dan KCP Cengkareng memberikan bantuan sosial berupa beras 1,4 ton kepada masyarakat yang terdampak langsung dari pelaksanaan PSBB akibat pandemi COVID-19. (FOTO ANTARA/Erafzon Saptiyulda AS/HO-BPJAMSOSTEK Grogol)

Kegiatan ini merupakan inisiatif dari karyawan kami yang merasa perlu untuk memberikan bantuan nyata kepada masyarakat. Adapun biaya yang timbul dalam penyelenggaraan acara ini bersumber dari donasi karyawan
Jakarta (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Jakarta Grogol dan KCP Cengkareng memberi bantuan sosial berupa beras 1,4 ton kepada masyarakat yang terdampak langsung dari pelaksanaan PSBB akibat pandemi COVID-19.

Siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebutkan bantuan diberikan di beberapa titik, antara lain Jalan Daan Mogot, Komplek Tanjung Duren, Komplek Greenvile, Komplek Taman Palem, dan di Kelurahan Semanan Jakarta Barat dengan sasaran pedagang keliling, pemulung, buruh bangunan, serta masyarakat yang berwirausaha kecil.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Grogol Bambang Utama, Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Jakarta Grogol, Irsan Sigma Octavian dan Arif Budiman selaku kepala bidang serta beberapa karyawan sebagai pelaksana.

“Kegiatan ini merupakan inisiatif dari karyawan kami yang merasa perlu untuk memberikan bantuan nyata kepada masyarakat. Adapun biaya yang timbul dalam penyelenggaraan acara ini bersumber dari donasi karyawan," kata Bambang Utama .

Dia berharap bantuan ini memberikan sedikit keringanan bagi masyarakat dalam kondisi kesulitan ekonomi akibat wabah COVID-19 ini untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” katanya.

Ia mengatakan bahan pangan pokok itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat agar bisa melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) deengan baik dan memutus rantai penularan virus corona penyebab COVID-19.

”Saat ini masyarakat tidak hanya membutuhkan masker atau alat pelindung diri (APD) tapi juga membutuhkan sembako,” katanya.

Dalam kondisi demikian karyawan BPJAMSOSTEK bahu-membahu meringankan beban mereka yang mempunyai keterbatasan ekonomi. "Semoga apa yang kami berikan saat ini dapat meringankan beban mereka," katanya.
BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Jakarta Grogol dan KCP Cengkareng memberikan bantuan sosial berupa beras 1,4 ton kepada masyarakat yang terdampak langsung dari pelaksanaan PSBB akibat pandemi COVID-19. (FOTO ANTARA/Erafzon Saptiyulda AS/HO-BPJAMSOSTEK Grogol)


237 sembuh

Sementara itu,Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan hingga Senin (20/4) siang sebanyak 237 orang di Ibu Kota dinyatakan sembuh dari COVID-19.

"Alhamdulillah ada 237 warga yang dinyatakan sembuh COVID-19 dari total 3.112 kasus positif," kata Widyastuti dalam konferensi pers perkembangan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta di Blok G Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/4).

Dari total kasus positif COVID-19 itu, sebanyak 1.826 pasien menjalani perawatan di rumah sakit serta 752 pasien menjalani isolasi mandiri dan 297 pasien meninggal dunia akibat virus asal Wuhan, China itu.

Sebanyak 5.191 berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), 3.711 orang sudah pulang dan dinyatakan sehat serta 1.480 orang masih dalam perawatan.

Sementara itu, 5.750 dalam status orang dalam pemantau (ODP), 5.166 sudah selesai dipantau dan 584 orang masih dalam pemantauan.

Baca juga: 100 APD baju hazmat disalurkan BPJAMSOSTEK Cikupa untuk Tangerang

Baca juga: BPJAMSOSTEK NTB sisihkan gaji untuk lindungi relawan COVID-19

Baca juga: BPJAMSOSTEK kembali bagikan masker untuk tangkal COVID-19

Baca juga: BPJAMSOSTEK apresiasi perusahaan yang tidak PHK pekerja

Pewarta: Erafzon Saptiyulda AS
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BPJamsostek bantu pekerja terkena PHK dan dirumahkan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar