Kontak pasien tes cepat, 14 orang petugas RSUD Putussibau diiisolasi

Kontak pasien tes cepat, 14 orang petugas RSUD Putussibau diiisolasi

Mobil ambulans membawa jenazah pasien Reaktif COVID-19 untuk dimakamkan sesuai protokol penanganan jenazah COVID-19 di pemakamam wilayah Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (FOTO ANTARA/ Timotius)

Tim medis yang kami isolasi itu dokter dan perawat sejak Senin (20/4) sesuai prosedur penanganan pencegahan penyebaran COVID-19
Putussibau, Kalbar (ANTARA) -
Sebanyak 14 orang tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Diponegoro Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat menjalani isolasi di Hotel Rindu Kapuas setelah sebelumnya melakukan kontak langsung dengan pasien "rapid test" (tes cepat) di rumah sakit tersebut.
 
"Tim medis yang kami isolasi itu dokter dan perawat sejak Senin (20/4) sesuai prosedur penanganan pencegahan penyebaran COVID-19," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kapuas Hulu Nazaruddin di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa.
 
Menurut Nazaruddin, selain diisolasi ke-14 tim medis itu juga menjalani cek kesehatan dan sampelnya dikirim ke Pontianak dengan  harapan hasilnya negatif COVID - 19.
 
Menurut dia RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau sempat merawat dua pasien "rapid test", di mana satu pasien asal Kecamatan Badau meninggal dan pemakamannya dilaksanakan sesuai protokol penanganan COVID - 19.

Namun, kata dia, hasil sampel pemeriksaannya belum ke luar untuk memastikan yang bersangkutan positif atau negatif.
 
Sedangkan satu pasien dari Kecamatan Batang Lupar dinyatakan negatif COVID-19 berdasarkan hasil tes laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak.
 
" Terhadap pasien itu akan dipulangkan ke rumahnya dan akan dilakukan isolasi secara mandiri," katanya.
 
Pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk tidak panik berlebihan karena penanganan yang dilakukan sesuai protokol penanganan COVID - 19 dan semata - mata sebagai langkah antisipasi penyebaran COVID - 19.
 
" Untuk Kapuas Hulu sampai saat ini belum ada yang dinyatakan positif COVID-19, kita berharap tidak ada hingga wabah COVID - 19 berlalu, tetap waspada jaga kesehatan dan jangan percaya dengan informasi yang tidak jelas kebenarannya," demikian Nazaruddin.


Baca juga: Di Kapuas Hulu, perbatasan RI-Malaysia 14 orang ODP COVID - 19

Baca juga: 15 ribu warga terdampak COVID-19 di Kapuas Hulu-Kalbar dibantu beras

Baca juga: PDP COVID-19 meninggal di Pontianak pernah ke Putussibau

Baca juga: Akibat wabah COVID-19, 740 WNI pulang dari Malaysia lewat PLBN Badau

Pewarta: Teofilusianto Timotius
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tim medis terpapar COVID-19, sebuah puskesmas di Jember tutup sementara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar