Jersey Olimpiade 1992 milik Michael Jordan terjual Rp3,3 miliar

Jersey Olimpiade 1992 milik Michael Jordan terjual Rp3,3 miliar

Foto Dokumentasi - Michael Jordan dan Kobe Bryant saat pertandingan NBA All Star ke-52 di Atlanta, Georgia, 9 Februari 2003. ANTARA FOTO/REUTERS/Alan Mothner/pras.

Michael Jordan bisa dibilang atlet yang paling ikonik sepanjang masa, terlebih dengan enam gelar NBA dan dua medali emas Olimpiade yang pernah dimenanginya
Jakarta (ANTARA) - Jersey “Dream Team” milik pebasket Amerika Serikat (AS) Michael Jordan yang dipakai saat Olimpiade Barcelona 1992 terjual dengan harga mencapai 216.000 dolar AS atau sekitar Rp3,3 miliar melalui Lembaga Rumah Lelang Robert Edwards.

Dikutip dari laman Reuters,Selasa, Brian Dwyer selaku Presiden Lembaga Rumah Lelang Robert Edwards mengatakan penawaran tersebut merupakan yang tertinggi kedua setelah sebelumnya, yakni jersey Michael Jordan pada Olimpiade 1984, terjual dengan harga 274.000 dolar AS atau sekitar Rp4,3 miliar.

Pada bagian dada kanan jersey "Dream Team" tersebut, Jordan menulis “Best Wishes / Michael Jordan.” Jersey legendaris itu pertama kali dibeli dalam sebuah acara lelang amal pada September 1992 silam dengan harga 17.500 dolar AS atau kurang lebih Rp269 juta.

Baca juga: Sepatu Michael Jordan laris terjual Rp2,53 miliar

“Michael Jordan bisa dibilang atlet yang paling ikonik sepanjang masa, terlebih dengan enam gelar NBA dan dua medali emas Olimpiade yang pernah dimenanginya. Para kolektor pasti ingin memiliki jersey milik Michael Jordan dari Dream Team 1992 itu, tim basket terhebat yang pernah ada,” Kata Brian, Selasa.

Tim basket Amerika Serikat memenangi medali emas pada Olimpiade 1992. Tim yang dijuluki “Dream Team” itu terdiri atas Michael Jordan, Magic Johnson, Larry Bird, Scottie Pippen, Karl Malone, Patrick Ewing, Charles Barkley, Clyde Drexler, John Stockton, David Robinson dan Chris Mullin.

Baca juga: Handuk perpisahan Kobe laku 33 ribu dolar AS dalam lelang

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kisah Ravena bersaudara, 5 tahun penantian untuk FIBA Asia Cup

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar