Perum Perindo siap menyerap tangkapan nelayan dan pembudidaya ikan

Perum Perindo siap menyerap tangkapan nelayan dan pembudidaya ikan

Nelayan menjual ikan hasil tangkapannya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/hp.

Nantinya, pembelian ikan tersebut akan menjadi bantuan sosial yang dibagikan kepada masyarakat
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) siap menyerap tangkapan hasil nelayan dan pembudidaya ikan untuk digunakan sebagai bantuan sosial yang dibagikan kepada masyarakat.

"Perum Perindo mengajak kolaborasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, BUMDes, perusahaan swasta dan instansi lain untuk turut membeli hasil tangkapan nelayan. Nantinya, pembelian ikan tersebut akan menjadi bantuan sosial yang dibagikan kepada masyarakat," ujar Sekretaris Perusahaan Perum Perindo Boyke Andreas dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Perum Perindo siap menjadi pembeli atau offtaker tangkapan hasil nelayan dan pembudidaya ikan yang selanjutnya dapat didistribusikan atau dijual kepada masyarakat agar gizi protein mereka terpenuhi. Hal ini sejalan dengan pernyataan presiden Joko Widodo yang menyebutkan makan ikan merupakan upaya meningkatkan imun tubuh untuk menangkis virus corona.

Pernyataan Presiden RI merupakan hasil rapat terbatas dengan para menteri tentang Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19. Salah satu pesan Jokowi dalam rapat itu yakni menginstruksikan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo untuk membagikan ikan kepada masyarakat di daerah.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama-sama dengan Kementerian BUMN sedang menyiapkan mekanisme agar penyerapan tangkapan nelayan bisa lebih dioptimalkan oleh BUMN perikanan selama masa pandemi.

Menurut Edhy Prabowo, secara prinsip dia meyakini bahwa BUMN perikanan seperti Perindo dan Perinus akan mampu melakukan penyerapan tersebut terutama karena mereka dinilai membutuhkan bahan baku.

Terkait dengan bantuan yang diberikan KKP, Menteri Kelautan dan Perikanan menyatakan bahwa bantuan tersebut bukan hanya di Jakarta tetapi juga akan dibagikan ke berbagai wilayah di 34 provinsi.

Baca juga: Cegah COVID-19, Perum Perindo layani belanja ikan secara daring
Baca juga: Perum Perindo ekspor 15 ton gurita ke Jepang
Baca juga: Perum Perindo sebut perdagangan ikan tidak terganggu wabah corona

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

KPK tetapkan Dirut Perum Perindo sebagai tersangka

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar