Jumlah pasien positif COVID-19 di Palangka Raya capai 29 orang

Jumlah pasien positif COVID-19 di Palangka Raya capai 29 orang

Grafik perkembangan kasus COVID-19 di Kota Palangka Raya (ANTARA/HO/Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Palangka Raya)

Palangka Raya (ANTARA) - Ketua Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melalui Pelaksana Harian Tim Gugus, Emi Abriyani mengungkapkan sebanyak 29 orang di kota setempat dinyatakan positif terjangkit COVID-19.

"Data sampai 23 April kemarin total pasien positif COVID-19 di Kota Palangka Raya mencapai 29 orang. Pasien dinyatakan sembuh delapan orang dan meninggal dua orang," kata Emi di Palangka Raya, Jumat.

Dia menambahkan, dengan data yang telah dirilis Tim Gugus Tugas COVID-19 itu, tingkat kematian para kasus COVID-19 di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah mencapai 6,90 persen dari total kasus.

Baca juga: Mimika apresiasi dukungan umat Muslim cegah COVID-19

Selanjutnya, masih mengacu data yang sama di wilayah "Kota Cantik" sebanyak 68 orang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan 22 orang pasien dalam pengawasan (PDP).

Mengacu pada data perkembangan COVID-19 itu, dari 30 kelurahan yang ada di kota setempat, lima kelurahan di antaranya dinyatakan masuk zona merah, empat masuk zona kuning dan sisanya masuk zona hijau terkait penyebaran COVID-19.

Kelurahan yang masuk zona merah itu yakni Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka, Menteng, Langkai dan Kelurahan Panarung. Sementara empat kelurahan yang masuk zona kuning yakni Kelurahan Sei Gohong, Tumbang Tahai, Kereng Bangkirai dan Kelurahan Pahandut.

Saat ini Pemkot Palangka Raya melalui Tim Gugus Tugas COVID-19 juga terus melakukan berbagai upaya penanggulangan penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China itu.

Baca juga: Apindo ingin pemerintah jaga agar PSBB tidak tambah PHK

Sosialisasi penanggulangan COVID-19, pemeriksaan penumpang dan kendaraan yang melintasi perbatasan wilayah Palangka Raya juga terus dilakukan

Bahkan saat ini pemerintah setempat juga mewajibkan setiap warga yang beraktivitas di luar rumah menggunakan masker. Jika ditemukan warga membandel, petugas akan mempersilahkan warga tersebut kembali ke rumah untuk mengambil masker.

Selalu mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan "hand sanitizer" usai beraktivitas dan selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), memeriksakan diri ke pusat layanan kesehatan jika mengalami gejala awal COVID-19 dan selalu makan makanan sehat dan bergizi guna menjaga imunitas tubuh.

Jika terdapat tanda-tanda orang dengan gejala COVID-19 di lingkungan sekitar tempat tinggal/tempat kerja masing-masing, segera melaporkan atau berkoordinasi melalui call center 082157336165, 08125086776, 082357720665 dan 0811523004.

Baca juga: Legislator: Kaji ulang pembangunan infrastruktur baru kelistrikan
Baca juga: Hasil "rapid test" di Kaltara, 45 orang positif COVID-19, kata jubir

Pewarta: Rendhik Andika
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Satgas minta sekolah lakukan simulasi, sebelum belajar tatap muka 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar