Psikolog: Temu kenali potensi anak di tengah pandemi COVID-19

Psikolog: Temu kenali potensi anak di tengah pandemi COVID-19

Seorang anak melintas di depan mural bertuliskan "Stay At Home" di Cipayung, Depok, Jawa Barat, Selasa (14/4/2020).ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.

Jakarta (ANTARA) - Psikolog Seto Mulyadi mengharapkan para orang tua dapat memanfaatkan momentum diam di rumah selama pandemi COVID-19 untuk menemukan dan mengenali potensi dalam diri anak.

"Orang tua juga mohon memahami potensi putra-putri yang saling berbeda. Pada dasarnya semua anak cerdas, hanya cerdasnya masing-masing berbeda," kata Seto dalam konferensi video yang diadakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu.

Seto menuturkan anak-anak memiliki potensi yang berbeda yang perlu diperhatikan dan dikembangkan. Ada anak yang cerdas di bidang matematika, musik, olahraga atau bidang lainnya. Ada juga anak yang pintar menyanyi, memainkan alat musik, melukis, menari atau kegiatan lainnya. Semua potensi ini harus ditemukan dan dikembangkan untuk memaksimalkan kemampuan yang dimiliki anak.

"Pada kesempatan yang berharga ini di mana para ayah dan bunda berada di dalam keluarga saling menemukan dan mengenali potensi putra-putri yang saling berbeda dan semua juga mendapat apresiasi bahwa semua adalah bintang, semua adalah cemerlang," ujarnya.

Baca juga: Psikolog: Hadapi COVID-19 dengan Gembira

Baca juga: Kak Seto: Kita bertahun-tahun hadapi pandemi rokok


Seto juga menuturkan agar semua potensi anak yang berbeda itu juga diberdayakan dan diapresiasi.

"Semua anak indah cemerlang. Mari kita berdayakan, akui, dan apresiasi potensi yang anak yang saling berbeda," tutur Seto.

Seto mengharapkan orang tua terus menjalin komunikasi yang baik dengan para guru sehingga ketika orang tua menjadi guru di rumah, orang tua dapat memaksimalkan peran dalam mengajar atau menerangkan pelajaran dan mendidik anak.

Meskipun saat ini anak tidak bisa belajar di sekolah karena pandemi COVID-19, tapi kualitas belajarnya tetap dapat dijaga selama di rumah, dan orang tua memainkan peran yang besar dalam mendampingi dan membantu anak belajar optimal di rumah.

Untuk itu, orang tua diharapkan dapat mengajar dengan cara yang menyenangkan dan kreatif tanpa pemaksaan atau kekerasan sehingga anak bisa senang dan nyaman belajar di rumah.*

Baca juga: Reza Artamevia-Glenn Fredly, pertemanan dari rival menyanyi saat kecil

Baca juga: Kak Seto ajak orang tua jadi guru bagi anak hadapi COVID-19

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemerintah tetapkan Rp 150 ribu untuk tarif tertinggi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar