Kemendes PDTT umumkan BLT Dana Desa sudah mulai diterima warga miskin

Kemendes PDTT umumkan BLT Dana Desa sudah mulai diterima warga miskin

Ilustrasi BLT DD (net)

Desa Lele, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, contohnya, telah melakukan penyaluran BLT Dana Desa sebesar Rp600.000 per keluarga
Jakarta (ANTARA) - Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa mulai disalurkan dan diterima warga desa miskin atau prasejahtera terdampak pandemi COVID-19, menurut Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Ivanovich Agusta.

"Desa Lele, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, contohnya, telah melakukan penyaluran BLT Dana Desa sebesar Rp600.000 per keluarga kepada 60 keluarga miskin untuk bulan pertama. Karena desa ini berada di pulau tersendiri dan jauh dari akses perbankan, maka pembayaran dilaksanakan secara tunai," kata Agusta dalam siaran pers kementerian yang diterima di Jakarta, Minggu.

Baca juga: Pemkab Mimika segera salurkan BLT Dana Desa kepada 26.536 KK

BLT Dana Desa adalah bantuan yang diberikan menggunakan anggaran Dana Desa untuk membantu kondisi masyarakat desa prasejahtera yang terdampak baik langsung maupun tidak langsung pandemi COVID-19.

Setiap kepala keluarga akan mendapatkan dana sebesar Rp600.000 per bulan yang dimulai pada April dan dilanjutkan sampai Juni 2020.

Penyaluran BLT Dana Desa akan dilakukan oleh kepala desa berdasarkan data yang sudah diverifikasi oleh jajaran pemerintah desar. Penyalurannya juga harus dilakukan nontunai lewat bank untuk akuntabilitas, kecuali untuk daerah yang jauh dari akses perbankan.

Baca juga: Mendes tegaskan BLT dana desa dalam bentuk uang

Penyaluran sudah dimulai juga di Desa Cangkuang, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang telah diterima 259 keluarga miskin dengan total Rp460 juta bersumber dari Dana Desa di APBDes.

Kepala Desa Cangkuang, Asep Nandang, mengatakan telah melaksanakan tugas pembagian bantuan tunai tersebut dengan mendatangi satu per satu keluarga prasejahtera di daerahnya.

"Cara door to door adalah salah satu cara menghindari kerumunan warga serta mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Sengaja, saya didampingi Babinsa, Babinkamtibmas dan perangkat desa dalam menyalurkan BLT ini ke setiap rumah warga," kata Asep.

Baca juga: Mendes: BLT COVID-19 disalurkan pada April hingga Juni

Beberapa desa lain di Indonesia juga sudah melakukan pencairan BLT Dana Desa seperti di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara yang menyalurkan kepada 33 keluarga misikin.

Di Jawa Timur, Kabupaten Jombang sudah menyalurkan BLT untuk 224 keluarga miskin di dua desa yang dilakukan secara nontunai ke rekening masing-masing kepala keluarga penerima. Sementara itu di Pamekasan akan disalurkan pada Senin (27/4).

Hal yang sama akan dilakukan juga di beberapa desa di provinsi DI Yogyakarta dan Bangka Belitung.

Total sekitar Rp22 miliar dari Dana Desa akan disalurkan untuk 12 juta keluarga miskin terdampak COVID-19 yang ada di desa yang belum menerima bantuan dari program bantuan lain dari pemerintah.

Baca juga: Pemprov Jatim siap distribusikan BLT dana desa Rp2,32 triliun
 

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Cerita satu desa di Konawe Selatan yang kompak golput

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar