Presiden minta stimulus ekonomi juga diarahkan untuk petani

Presiden minta stimulus ekonomi juga diarahkan untuk petani

Seorang petani membersihkan rumput liar di area sawah Desa Lamahu, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (27/4/2020). Pemerintah daerah setempat menargetkan produksi hasil panen padi mencapai 24 ribu ton dalam dua kali musim tanam dari 2.015 hektare pada tahun 2020 untuk mencukupi kebutuhan daerah. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin.

Jaga terus produksi pangan agar tetap berjalan normal, pastikan petani tetap berproduksi
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo minta agar program stimulus ekonomi juga diarahkan untuk para petani agar mereka tetap dapat menjaga produksi pangan di dalam negeri.

“Program stimulus ekonomi juga benar menjangkau yang berkaitan dengan produksi beras kita artinya menjangkau petani kita,” kata Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas melalui video conference dengan topik Lanjutan Pembahasan Antisipasi Kebutuhan Bahan Pokok dari Istana Kepresidenan Bogor, Selasa.

Presiden Jokowi meminta jajarannya agar menjaga terus produksi pangan untuk memasok kebutuhan domestik.

Kepala Negara ingin agar produksi pangan tetap berjalan normal.

“Jaga terus produksi pangan agar tetap berjalan normal, pastikan petani tetap berproduksi,” katanya.

Meski begitu, Presiden menekankan agar proses produksi para petani tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dengan begitu, tujuan menekan penyebaran COVID-19 pun tetap bisa tercapai dengan tetap menjaga kesehatan dan keselamatan petani.

“Pastikan petani tetap berproduksi dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik dan program stimulus ekonomi juga benar,” katanya.

Baca juga: Produsen pupuk siap jaga produksi untuk ketahanan pangan
Baca juga: Mentan upayakan ketersediaan 11 komoditas pangan selama COVID-19

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kasus COVID-19 meningkat, Jokowi minta perhatian khusus pada Jakarta dan Jateng

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar