Positif COVID-19 di Sulbar bertambah menjadi 38 kasus

Positif COVID-19 di Sulbar bertambah menjadi 38 kasus

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulawesi Barat, Safaruddin Sanusi. ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar/am.

mengikuti tablig akbar di Pakkatto, Kabupaten Gowa
Mamuju (ANTARA) - Positif COVID-19 di Provinsi Sulawesi Barat pada Rabu bertambah satu, sehingga total positif COVID-19 di daerah itu menjadi 38 kasus.

"Pada hari ini, kami telah menerima laporan hasil pemeriksaan laboratorium COVID-19 dari BBLK Makassar Sulawesi Selatan, yaitu ada penambahan satu kasus positif COVID-19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulbar Safaruddin Sanusi, di Mamuju, Rabu malam.

Penambahan satu kasus positif COVID-19 itu kata Safaruddin, berasal dari pasien nomor 38 dengan inisial AD (19).

Baca juga: Realokasi anggaran penanganan COVID-19 Sulbar capai 95 persen
Baca juga: Di Sulbar, PDP COVID-19 meninggal ada riwayat perjalanan ke Yogyakarta


Pasien berjenis kelamin laki-laki itu lanjut Safaruddin, tiba di Kota Mamuju pada 18 April 2020 dari Pesantren Temboro Magetan Jawa Timur.

"Dilakukan pemeriksaan swab pada tanggal 23 April dan hasil laboratorium diterima pada 29 April 2020 dengan hasil positif. Sehingga yang bersangkutan dinyatakan pasien 38 yang terkonfirmasi. Pasien 38 saat ini diisolasi mandiri di Mamuju," terang Safaruddin.

Selain bertambah satu kasus positif, satu pasien positif COVID-19 asal Desa Pontanakayyang Kabupaten Mamuju Tengah, pada hari ini juga terkonfirmasi sembuh.

"Pasien nomor 06 berjenis kelamin perempuan berinisial Ny Nu (49) yang dirawat di RSUD Regional Mamuju dan setelah didapatkan hasil laboratorium dua kali negatif, maka pasien 06 dinyatakan sembuh," jelas Safaruddin yang juga sebagai Kepala Diskominfo Sulbar.

Baca juga: Satu PDP COVID-19 di Sulbar meninggal
Baca juga: Jubir Sulbar: Pasien asal Majene sembuh dari COVID-19


Sebelumnya, yakni pada Selasa (28/4), Safaruddin juga menyampaikan bertambahnya dua kasus positif COVID-19.

Dua kasus positif COVID-19 kata Safaruddin, berasal dari Kabupaten Pasangkayu, yakni seorang laki-laki berinisial MN (52) dan perempuan berinisial SK (52).

"Pasien nomor 36 asal Pasangkayu, pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit COVID-19, dalam 14 hari sebelum sakit, yaitu mengikuti tablig akbar di Pakkatto, Kabupaten Gowa, Sulsel. MN tidak memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi," ujarnya.

"Sedangkan pasien nomor 37 tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit, tetapi memiliki kontak erat dengan pasien 36. Keduanya saat ini diisolasi mandiri di Pasangkayu, di bawah pengawasan tim gugus COVID-19 Pasangkayu," jelas Safaruddin.

Selain itu, juga tambah Safaruddin, satu pasien positif COVID-19 berinisial Z asal Kabupaten Mamuju, juga telah dinyatakan sembuh setelah diperoleh hasil laboratorium dua kali negatif.

"Kasus positif COVID-19 nomor 05 asal Mamuju telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah," ujar Safaruddin.

Ia menyampaikan, total positif COVID-19 di Sulbar hingga Rabu malam sebanyak 38 kasus, dengan rincian, satu orang dari Kabupaten Majene dan telah dinyatakan sembuh, tiga kasus di Kabupaten Mamuju, satu diantaranya dinyatakan sembuh, satu orang masih diisolasi mandiri di Makassar Sulsel dan satu orang diisolasi mandiri di Mamuju.

Kemudian, lima kasus positif COVID-19 di Kabupaten Pasangkayu, satu dirawat di RSUD Regional Mamuju, satu dirawat di Rumah Sakit Pasangkayu serta tiga orang diisolasi mandiri di Pasangkayu.

Selanjutnya, 29 kasus positif COVID-29 di Kabupaten Mamuju Tengah, sembilan orang dirawat di Rumah Sakit Regional Mamuju, dua orang di RSUD Mamuju Tengah, 17 dirawat di Gedung Karantina PKM Salugatta dan satu dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Demam tinggi, santri asal Bogor dievakuasi ke RSUD Regional Sulbar
Baca juga: Kadinkes Sulbar ajak masyarakat tetap gunakan masker, cegah COVID-19

Pewarta: Amirullah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar