BAZNAS kerahkan tim kesehatan pantau kejiwaan warga saat COVID-19

BAZNAS kerahkan tim kesehatan pantau kejiwaan warga saat COVID-19

Situasi masyarakat mengakses layanan Rumah Sehat BAZNAS. (ANTARA/HO/BAZNAS)

Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui klinik pratama Rumah Sehat BAZNAS (RSB) terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan saat pandemi COVID-19, termasuk kesehatan jiwa.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis, Kepala Lembaga Program Rumah Sehat BAZNAS (RSB), dr Reza Ramdhoni mengatakan pihaknya menggerakkan tim promosi kesehatan secara terpadu baik terkait persoalan kesehatan fisik dan jiwa.

"Tiap Rumah Sehat BAZNAS juga memiliki tenaga psikolog, yang sejak awal pandemi ini terjadi terus mengedukasi masyarakat agar mampu mengelola stres demi menjaga kesehatan jiwanya," kata dia.

Baca juga: Pembagian sembako bantuan presiden di Surabaya tunggu verifikasi MBR

Dia mengatakan edukasi yang diberikan lewat penyuluhan-penyuluhan seperti dengan mengelola informasi COVID-19 dari pesan-pesan yang masuk melalui ponsel warga, mengklarifikasi informasi dari sudut pandang medis dan kesehatan jiwa sampai mengajak berpikir positif sehingga tidak panik.

Kesehatan jiwa, kata dia, salah satunya dipicu dari pola pikir positif yang juga dapat memicu tumbuhnya imunitas tubuh sehingga kebal terhadap serangan berbagai penyakit.

Dalam penyuluhan kesehatan jiwa oleh RSB, lanjut dia, masyarakat agar dapat mengatasi kecemasan masyarakat dengan diajak menemukan hal-hal positif dari masa pandemi sebagai upaya meningkatkan imunitas diri.

Reza mencontohkan terdapat hikmah wabah seperti masyarakat kini lebih menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar, memperbaiki pola hidup menjadi sehat, olah raga lebih teratur dan banyak berdoa.

Baca juga: Peneliti nilai Bantuan Pangan Non Tunai penting saat pandemi COVID-19

"Begitu pula dampak positif bagi lingkungan di antaranya polusi udara menurun sehingga kualitas udara membaik, perairan menjadi bersih, penggunaan plastik menurun begitu pula dengan penggunaan BBM," kata dia.

Reza mengatakan ada tim yang melakukan edukasi ke desa binaan melalui layanan luar gedung maupun penyuluhan kepada masyarakat yang datang memeriksakan diri ke klinik pratama Rumah Sehat BAZNAS.

Melalui penyuluhan-penyuluhan seputar kesehatan jiwa, kata dia, masyarakat agar dapat mengatur informasi yang beredar di masa COVID-19 sehingga dapat menghindari rasa cemas berlebihan. Cemas berlebih berpengaruh pada imunitas tubuh dan mengakibatkan potensi virus mudah menyerang.

"Selain di Jakarta, kegiatan klinik pratama Rumah Sehat BAZNAS ada di Yogyakarta, Sidoarjo, Makassar, Pangkalpinang dan Parigi Moutong," katanya.

Baca juga: Polda Metro Jaya tindak 36.045 pelanggar PSBB
Baca juga: DPRD menilai dua sektor penentu keberhasilan PSBB di Surabaya
Baca juga: Bamsoet minta Polri-pemda sinergi amankan wilayah rawan kejahatan

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Baznas tetapkan protokol kesehatan untuk kurban

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar