Kemarin, penjualan BBM anjlok hingga Hari Buruh

Kemarin, penjualan BBM anjlok hingga Hari Buruh

Dokumentasi - Pekerja pabrik rokok menunjukkan uang Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran di Kudus, Jawa Tengah, Kamis (15/6). Pembagian uang THR kepada 52.449 buruh rokok tersebut guna meringankan beban pekerja dalam memenuhi kebutuhan keluarga selama Ramadan dan Idul Fitri. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/aww

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Kamis (30/4), mulai dari penjualan BBM Pertamina yang anjlok karena PSBB hingga buruh Jawa Barat yang meniadakan aksi hari buruh 1 Mei 2020 (May Day).

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Penjualan BBM Pertamina di Jakarta anjlok 50 persen dampak PSBB

Penjualan sektor minyak di hilir atau BBM di SPBU wilayah Jakarta anjlok hingga mencapai 50 persen akibat dampak dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"SPBU kita tetap buka, namun dari sisi penjualan kita drop parah," kata Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati dalam paparan virtual di Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini

2. Hingga Maret 2020, Mentan catat nilai ekspor pertanian Rp100,7 triliun

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mencatat nilai ekspor komoditas pertanian hingga Maret 2020 mencapai Rp100,7 triliun meski pandemi virus corona melanda sejumlah negara, termasuk Indonesia.

"Sepanjang Januari hingga Maret 2020 tercatat nilai ekonomi sebesar 100,7 triliun. Maka itu, sektor pertanian adalah solusi pasti, terutama di tengah keadaan seperti sekarang ini," kata Mentan Syahrul pada pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian di sembilan pintu utama pengiriman dari Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini

3. BI siapkan uang tunai Rp157,96 triliun untuk Ramadhan dan Idul Fitri

Bank Indonesia menyiapkan uang tunai sebesar Rp157,96 triliun untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri pada 2020 atau turun 21 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

"Kebutuhan tersebut telah memerhatikan antisipasi kebutuhan selama Ramadhan, libur Idul Fitri, serta kebijakan dan stimulus pemerintah kepada masyarakat selama periode penanganan dampak pandemi COVID-19," kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini

4. Menko Perekonomian: Pekerja yang dirumahkan dan PHK 1,7 juta orang

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan ada 1,7 juta orang yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan sepanjang pandemi COVID-19 di Indonesia.

"Tadi direkonsiliasi data ketengakerjaan. Jumlah tenaga kerja yang di-PHK 375 ribu, total yang dirumahkan 1,4 juta orang jadi 1,7 juta secara total," kata Airlangga di Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini

5. Buruh SPSI Jabar tiadakan aksi Hari Buruh Internasional 2020

Buruh di Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) sepakat untuk meniadakan aksi ke lapangan atau turun ke jalan terkait Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day Tahun 2020, yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2020 terkait pandemi COVID-19.

"Serikat pekerja fokus pada advokasi para buruh yang terkena imbas pandemi COVID-19 yaitu buruh yang di-PHK dan yang THR-nya dihapus pada momentum May Day tahun ini," kata DPD Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) Provinsi Jawa Barat, Muhamad Sidarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini


 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Melewati bulan Mei tanpa demonstrasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar