Saham Tokyo turun tajam jelang libur dan perpanjangan keadaan darurat

Saham Tokyo turun tajam jelang libur dan perpanjangan keadaan darurat

Indeks Saham Nikkei 225. ANTARA/Shutterstock/pri.

Indeks Nikkei anjlok 574,34 poin atau 2,84 persen menjadi 19.619,35 poin
Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo ditutup turun tajam pada perdagangan Jumat, karena investor berusaha mengunci keuntungan menjelang rangkaian libur nasional Pekan Emas dengan keadaan darurat nasional terkait virus corona kemungkinan diperpanjang.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) anjlok 574,34 poin atau 2,84 persen, dari tingkat penutupan Kamis (30/4/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 19.619,35 poin.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka melemah tajam, investor amankan keuntungan

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo, kehilangan 32,77 poin atau 2,24 persen, menjadi ditutup pada 1.431,26 poin.

Saham-saham transportasi laut, asuransi, dan yang terkait dengan besi dan baja paling banyak mengalami penurunan pada akhir perdagangan.

Baca juga: Bursa saham Australia ditutup anjlok, Indeks ASX 200 jatuh 5,01 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar