Kami mulai bangkit sedikit demi sedikit
Madrid (ANTARA) - Pekerja Palang Merah pada Senin membagikan masker pelindung di stasiun metro Madrid ketika Spanyol memulai rencana empat fase untuk membuka kembali negara itu pada akhir Juni.

Spanyol melaporkan penghitungan kematian 24 jam akibat virus corona tetap di bawah 200 untuk hari kedua berturut-turut .

Penggunaan masker dalam transportasi umum adalah wajib pada Senin, sementara usaha kecil seperti salon kecantikan dan toko buku dapat memulai layanan terbatas. Pelanggan dapat mengambil pesanan take-away dari restoran.

Perdana Menteri Pedro Sanchez mengatakan pada Sabtu bahwa enam juta masker akan didistribusikan di Spanyol, salah satu negara yang paling terdampak oleh pandemi global itu.

Korban tewas tercatat 164 orang dalam 24 jam terakhir sehingga total nasional menjadi 25.428 dengan jumlah kasus mencapai 218.011, menurut data kementerian kesehatan pada Senin.

Di Madrid pusat, pemilik toko perangkat keras Jorge Garcia menempel poster yang menjelaskan peraturan baru ke jendela tokonya sebelum dibuka kembali untuk pertama kalinya dalam 50 hari.

"Kami mulai bangkit sedikit demi sedikit," katanya, ketika ia memasang pita peringatan hitam-kuning di ambang pintunya dan menyiapkan botol-botol pembersih tangan untuk para pelanggannya.

Pada tahap berikutnya, kawasan terbuka bar dan restoran dapat dibuka dengan setengah kapasitas reguler, sementara kelompok hingga 10 orang akan diizinkan berkumpul di tempat umum dan di rumah.

Tiga dari wilayah Kepulauan Canary - La Gomera, El Hierro dan La Graciosa - dan pulau Balearic Formentera akan memasuki fase kedua ini pada Senin dan mengizinkan ruang teras terbuka beroperasi.

Pulau-pulau ini belum melaporkan kasus baru COVID-19 dalam 28 hari terakhir. Sementara itu seluruh wilayah di negara itu dipersiapkan untuk memasuki fase satu pada 11 Mei, jika mereka memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh kementerian kesehatan.

"Jika kami melihat itu berhasil dan menguntungkan kami akan terus buka," kata Juan Manuel Benitez, yang membuka barnya di Pulau El Hierro pada Senin.

"Saya telah mengambil semua langkah yang disarankan oleh dewan untuk saya lakukan dengan pelanggan datang satu per satu dan duduk di teras," katanya, seraya menambahkan bahwa orang-orang bersikap kooperatif.

Selama akhir pekan, warga Spanyol diizinkan keluar dari rumah mereka untuk pertama kalinya dalam tujuh minggu ketika pemerintah mulai melonggarkan pembatasan ketat. Warga yang berolah raga, baik lari, pengendara sepeda atau pejalan kaki berbondong-bondong turun ke jalan dan beberapa pantai dilaporkan penuh sesak.

Spanyol memberlakukan karantina wilayah ketat pada Maret, menerapkan aturan tinggal di rumah kecuali untuk perjalanan penting.

Ketika tingkat infeksi menurun dan rumah sakit telah mendapatkan kembali pijakannya, pemerintahan Sanchez telah mengalihkan fokusnya pada upaya membuka kembali negara secara bertahap dan menghidupkan kembali ekonomi yang terpukul.

Sumber: Reuters


Baca juga: Singapura berencana perluas kapasitas pengujian virus

Baca juga: Bantuan medis China akhirnya tiba di Kuba di tengah sanksi AS

 

Penerjemah: Gusti Nur Cahya Aryani
Editor: Fardah Assegaf
Copyright © ANTARA 2020