Bulu tangkis

Leani Ratri bertahan saat pandemi COVID-19

Leani Ratri bertahan saat pandemi COVID-19

Pebulu tangkis putri Indonesia Leani Ratri Oktila (kiri) dan Khalimatus Sadiyah Sukohandoko (kanan) melakukan selebrasi usai mengalahkan pasangan Cina Hefang Cheng dan Hunhui Ma pada final ganda putri klasifikasi SL3-SU5 Asian Para Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (12/10/2018). Leani dan Khalimatus meraih emas setelah mengalahkan Hefang Cheng dan Hunhui Ma dengan skor 21-15 dan 21-12. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

Saya enggak mau sia-sia udah jauh dari keluarga masa saya masih malas...
Jakarta (ANTARA) - Atlet para bulu tangkis Indonesia Leani Ratri Oktila mengatakan berada jauh dari keluarga menjadi salah satu motivasi bagi dia untuk tetap bertahan dan semangat berlatih di tengah pandemi COVID-19 demi persiapan menuju Paralimpiade Tokyo.

Leani mengakui kondisi saat ini cukup berpengaruh secara psikis dan membuatnya kesulitan untuk bisa semangat menjalani latihan. Belum lagi, kepastian kelanjutan turnamen juga hingga kini belum jelas.

"Pandemi ini ngaruh banget. Awalnya saya stres, terkadang saya malas latihan, tapi karena di sini saya jauh dengan keluarga jadi saya punya motivasi untuk tetap latihan," ujar Leani saat dihubungi Antara dari Jakarta, Senin.

"Saya enggak mau sia-sia udah jauh dari keluarga masa saya masih malas. Setidaknya saya percaya kesungguhan saya sekarang bisa membuahkan hasil yang baik," ujarnya menambahkan.

Pebulu tangkis nomor satu dunia kategori Standing Lower 4 (SL4) itu saat ini memilih untuk tetap bertahan untuk berlatih di Solo bersama enam atlet lainnya, meski pelatnas sudah disetop sejak 5 April menyusul adanya pemunduran jadwal Paralimpiade Tokyo hingga tahun depan.

Baca juga: Leani Ratri berlatih bersama adik selama pandemi COVID-19

Meski sudah disetop, namun dengan fasilitas yang diberikan oleh Komite Paralimpiade Nasional (NPC), para atlet proyeksi Paralimpiade Tokyo itu tetap berlatih demi menjaga performanya agar tak menurun drastis.

"Iya ada pelatih. Latihan selama 2-3 jam di lapangan, selebihnya latihan sendiri di hotel," ujar peraih medali emas Asian Para Games 2018 itu.

Misi besar

Pebulu tangkis berusia 28 tahun itu mengungkapkan harapan agar kompetisi bisa segera dilanjutkan terlebih Leani juga mempunyai misi besar untuk merebut emas di Paralimpiade Tokyo tahun depan.

Leani Ratri Oktila merupakan salah satu atlet para bulu tangkis andalan Indonesia. Ia pernah meraih medali emas dan satu perak pada Kejuaraan BWF Para Bulu Tangkis Dunia 2019 di Basel, Swiss.

Selain itu, dia juga meraih emas pada sektor ganda putri bersama Khalimatus Sadiyah Sukohandoko di Asian Para Games 2018.

Leani Ratri juga menjadi atlet bulu tangkis Indonesia yang berturut-turut meraih penghargaan Female Para Badminton Player of the Year versi BWF pada 2018 dan 2019.

Baca juga: Leani Ratri kembali raih gelar pebulutangkis disabilitas putri terbaik

Baca juga: Leani Ratri pastikan jejaki final dua nomor bulu tangkis

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Inilah cita-cita peraih dua medali emas Paralimpiade Tokyo

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar