Didi Kempot meninggal dunia, bagaimana kelanjutan konser akbar di GBK?

Didi Kempot meninggal dunia, bagaimana kelanjutan konser akbar di GBK?

Musisi asal Surakarta Didi Kempot menunjukan aksinya saat Konser Sobat Ambyar di Tebing Breksi, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (13/9/2019). Dalam konser itu Didi Kempot yang dijuluki 'The Lord of Broken Heart' menyanyikan sejumlah tembang andalanya seperti "Cidro", "Kalung Emas", "Banyu Langit" hingga "Pantai Klayar". ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/foc.

Saya sendiri belum memikirkan apa pun karena ini benar-benar baru, kita belum berani berspekulasi apa yang akan diperbuat
Jakarta (ANTARA) - Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Didi Kempot rencananya akan menggelar konser akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada November 2020.

Dian Eka Yanto Suryanegara, selaku penyelenggara konser dan Direktur Utama Garindo Media Tama, mengaku belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut karena mereka masih berkoordinasi dengan manajemen Didi Kempot.

"Sampai saat ini saya belum bisa berkoordinasi dengan pihak manajemen karena kita harus mengerti kondisi keadaan," kata Dian Eka saat dikonfirmasi awak media, Selasa.

Lebih lanjut, dia mengatakan belum dapat menghubungi pihak manajemen Didi Kempot karena suasana masih dalam keadaan duka. Pihak promotor juga belum mau berspekulasi apa pun soal kelanjutan konser Didi Kempot.

"Saya sendiri belum memikirkan apa pun karena ini benar-benar baru, kita belum berani berspekulasi apa yang akan diperbuat. Tapi yang pasti kalau ada update kita hormati ya, mengerti keadaan keluarga beliau," ujarnya.

Baca juga: Daftar lagu "Lord Didi Kempot" yang tersohor di luar negeri

Baca juga: Didi Kempot, #SobatAmbyarBerduka ramai di lini masa


Sebelumnya, pada bulan Maret pihak promotor menggelar jumpa pers rencana konser Didi Kempot di Stadion GBK.

Dalam kesempatan itu, Didi Kempot mengatakan bahwa menggelar konser di GBK menjadi salah satu impian sejak lama.

“Ini kado luar biasa untuk seniman tradisi,” ujar Didi dalam konferensi pers di Jakarta.

“Kita telaten untuk mempertahankan budaya tradisi, akhirnya ada yang peduli, akhirnya ada yang punya keberanian luar biasa untuk membuat ini," lanjutnya.

Konser ini ditargetkan mencetak rekor sebagai konser penyanyi dalam negeri dengan jumlah penonton yang memenuhi stadion terbesar di Indonesia.

Pihak promotor mengatakan memilih GBK sebagai wujud penghargaan untuk penyanyi tradisional Indonesia.

Baca juga: Kenali dan waspadai gejala kelelahan akut

Baca juga: Warisan Didi Kempot, lima lagu legendaris untuk anak muda

Baca juga: Hari patah hati sobat ambyar, selamat jalan Sang Maestro Didi Kempot

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Salam tangguh Doni Monardo untuk Didi Kempot

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar