Jakarta (ANTARA) - Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Selasa (5/5) pukul 08.00 WIB, merawat sebanyak 773 pasien positif COVID-19.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono, dalam keterangan persnya, menyebutkan RSD Wisma Atlet merawat inap 1.077 pasien.

Total pasien tersebut terbagi atas 707 pria dan 370 perempuan dengan perincian sebanyak 773 orang berstatus positif COVID-19, 106 orang pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang dalam pemantauan (ODP) 198 pasien.

Baca juga: RSD Wisma Atlet rawat 737 pasien COVID-19

Merujuk data terbaru, jumlah pasien yang menjalani rawat inap di RSD Wisma Atlet bertambah 226 orang dari data Senin (4/5)) yang tercatat 851 pasien.

Pasien yang berstatus positif COVID-19 yang menjalani perawatan di Wisma Atlet bertambah 23 orang menjadi 773 pasien.

Jumlah pasien dengan status PDP bertambah 64 orang dari 42 orang menjadi 106 orang, kemudian pasien ODP bertambah 139 orang dari 59 pasien menjadi 198 pasien.

Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai RS darurat COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo pada hari Senin (23/3) yang berkapasitas 12.000 orang.

Selain itu, Yudo juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di RSD Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat 17 pasien positif COVID-19.

Sebanyak 17 pasien itu, terdiri atas lima anak buah kapal (ABK) KM Kelud, enam pria warga negara India, empat orang pengurus Masjid Baiturrahmah Sekupang Batam, serta dua perempuan aparatur sipil negara (ASN).

Baca juga: Enam WNA asal India dirawat di RSD Pulau Galang karena COVID-19

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melaporkan bahwa pasien sembuh COVID-19 bertambah 78 orang menjadi 1.954 orang, sedangkan kasus positif COVID-19 terkonfirmasi sebanyak 11.587 orang atau bertambah 395 hingga 4 Mei 2020 pukul 12.00 WIB.

"Kasus positif COVID-19 terkonfirmasi bertambah 395 orang sehingga menjadi 11.587 orang. Kasus konfirmasi positif COVID-19 yang sembuh bertambah 78 orang sehingga menjadi 1.954 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi video yang diadakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (4/5).

Hingga 4 Mei 2020, jumlah pasien meninggal akibat COVID-19 bertambah 19 orang menjadi 864 orang, dibandingkan jumlah sebelumnya yang mencapai 845 pada 3 Mei 2020.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: D.Dj. Kliwantoro
Copyright © ANTARA 2020