Kadisnaker Gianyar lepas ekspor dupa ke Amerika

Kadisnaker Gianyar lepas ekspor dupa ke Amerika

Kadisnaker Gianyar AA Dalem Jagadhita melepas ekspor perdana Dupa Aroma Terapi produksi Kaori Group ke pasar Amerika. (Dok Humas)

Gianyar, Bali (ANTARA) - Di tengah kelesuan ekonomi akibat pandemi COVID-19, Kadisnaker Gianyar AA Dalem Jagadhita melepas ekspor perdana Dupa Aroma Terapi produksi Kaori Group ke pasar Amerika.

“Ekspor dupa ke Amerika sangat kami apresiasi. Dimana saat ini sektor tenaga kerja lagi berada pada titik nadir, Kaori Group justru mampu mempertahankan dan tidak merumahkan tenaga kerjanya, “ tegas Kadisnaker Gianyar A.A Dalem Jagadhita saat acara pelepasan ekspor perdana Dupa Aroma Terapi di Kantor Kaori Group Desa Mas Ubud, Gianyar, Selasa.

Dalem Jagadhita menambahkan keterpurukan sektor tenaga kerja sat ini mungkin sudah sangat mengkhawatirkan. Namun, kita tidak boleh patah semangat dengan tidak berbuat apa-apa.


Baca juga: Gubernur: Bali masih mampu ekspor manggis di tengah pandemi COVID-19

Banyak skema-skema yang harus dibangun yang tentu saja dalam konteks bagaimana upaya perluasan kesempatan kerja. Bagaimana kita bisa membuat sektor industri usaha bisa menyajikan informasi bursa kerja yang kita harapkan bisa menyerap sumber tenaga kerja.

“Bagaimana kita bisa membangkitkan jiwa entrepreneur, kewirausahaan dengan membuka kesempatan kerja dengan format yang dibangun sedemikian rupa dengan memanfatkan IT, sehingga membantu mengambil langkah-langkah tepat untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan di Kabupaten Gianyar,” tegasnya lagi.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar, Luh Gede Eka Suary, yang pada kesempatan itu mewakili Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar.

Ia menyampaikan apresiasi atas apa yang dilakukan oleh Kaori Group di tengah kelesuan ekonomi saat ini. "Ni Kadek Winnie Kaori pengusaha dupa dengan bendera Kaori Group, justru mampu membuat terobosan dengan melakukan ekspor perdana dupa aroma terapi ke Amerika," kata Eka Suary.


Baca juga: Distan Bali sebut 12 ribu ton buah naga gagal diekspor ke China

Bahkan, di saat perusahan lain merumahkan karyawannya, Kaori Group justru tetap mempertahankan karyawan bahkan kemungkinan akan menambah jumlah karyawan lagi.


Eka Suary yang juga sebagai Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Gianyar menjelaskan, Kaori Group merupakan salah satu pengusaha binaan Dekranasda Kab. Gianyar. Dengan membuat diversifikasi produk, Kaori Group mampu bertahan dan melakukan ekspor ke Amerika.

Sementara itu Pemilik Kaori Group Kadek Winnie Kaori pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih pada Pemkab Gianyar yang selama ini telah banyak mendukung dirinya terutama dalam hal kepengurusan izin ekspor.

Menurut dia, saat ekspor perdana ini, ia mengawali dengan 15 ribu dupa aroma terapi yang dikemas dalam bentuk tabung. Dengan terobosan ini dirinya tetap mampu mempertahankan karyawannya yang berjumlah sekitar 178 orang.

Bahkan dari sekian jumlah karyawan tersebut ada beberapa merupakan penyandang disabilitas.


Terkait tenaga kerja, Winnie Kaori menjelaskan selalu koordinasi dengan pihak Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Gianyar. Pada situasi pandemi ini, ia bersyukur tetap bisa bertahan bahkan memperoleh kesempatan untuk ekspor dupa ke Amerika.

Pewarta: Adi Lazuardi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Melihat proses pembuatan hio

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar