Perjalanan 18 KA lokal dari Surabaya-Malang dibatalkan

Perjalanan 18 KA lokal dari Surabaya-Malang dibatalkan

Stasiun di Daops 7 Madiun, Jawa Timur terlihat sepi, setelah kebijakan penghentian operasi sejumlah perjalanan kereta api untuk mendukung pemerintah mengantisipasi penyebaran COVID-19. ANTARA Jatim/ istimewa

Pembatalan ini harus dilakukan guna menjalankan peraturan pemerintah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Kediri (ANTARA) - Sebanyak 18 perjalanan kereta api lokal di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang termasuk Wilayah Daops 7 Madiun, Jawa Timur, dari Surabaya hingga Malang dibatalkan untuk pencegahan penyebaran COVID-19.

"Setelah sebelumnya telah dibatalkan KA jarak jauh dan menengah kurang lebih 48 perjalanan KA mulai tanggal 29 April sampai dengan 31 Mei 2020 yang melintas di Daops 7 Madiun, kembali mulai Rabu (6/5), 18 perjalanan KA lokal dibatalkan perjalanannya," kata Manajer Humas PT KAI Daops 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Ia mengatakan, pembatalan itu kebijakan dari PT KAI untuk mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Kebijakan itu juga untuk lebih memaksimalkan program pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jawa Timur, dan menindaklanjuti larangan mudik oleh pemerintah pusat.
Baca juga: PT KAI perpanjang pembatalan 48 perjalanan kereta api hingga Lebaran


Dia mengungkapkan 18 perjalanan KA lokal tersebut adalah KA 443 (Dhoho) relasi Surabaya Kota - Kertosono. Lalu, KA 436 (Dhoho) relasi Kertosono - Blitar. Ada juga KA 439 (Dhoho) relasi Surabaya Kota - Kertosono.

Berikutnya KA 432 (Dhoho) relasi Kertosono - Blitar. Lalu, KA 433a (Dhoho) relasi Blitar - Kertosono. Lainnya KA 442 (Dhoho) relasi Kertosono - Surabaya Kota. KA 437 (Dhoho) relasi Blitar - Kertosono.

Kereta lainnya KA 446 (Dhoho) relasi Kertosono - Surabaya Kota. KA 435 (Dhoho) relasi Blitar - Kertosono. Ada juga KA 444 (Dhoho) relasi Kertosono - Surabaya Kota. KA 441 (Dhoho) relasi Surabaya Kota - Kertosono.

Ada juga KA 434 (Dhoho) relasi Kertosono - Blitar. Lalu KA 456 (Penataran) relasi Blitar - Surabaya Kota. Berikutnya KA 452 (Penataran) relasi Blitar - Surabaya Kota. KA 447 (Penataran) relasi Surabaya Kota - Blitar.

Ada juga KA 453 (Penataran) relasi Surabaya Kota - Blitar. KA 449 (Penataran) relasi Surabaya Kota - Blitar. Dan, KA 453 (Penataran) relasi Blitar - Malang.

Sedangkan untuk KA lokal yang masih beroperasi tinggal 10 perjalanan yaitu KA 431 (Dhoho) relasi Blitar - Kertosono. Lalu KA 440 (Dhoho) relasi Kertosono - Surabaya Kota. Ada juga KA 445 (Dhoho) relasi Surabayakota - Kertosono.

Kereta lainnya ada KA 438 ( Dhoho) relasi Kertosono - Blitar. Lalu, KA 450 (Penataran) relasi Blitar - Malang - Surabaya Kota. Ada juga KA 451 (Penataran) relasi Surabaya Kota - Malang - Blitar.
Baca juga: KAI batalkan semua perjalanan KA jarak jauh Daop 7 Madiun


Berikutnya KA 481 (KRD) relasi Surabaya Kota - Kertosono. Ada KA 482 (KRD) relasi Kertosono - Surabaya Kota. Lalu KA 483 (KRD) relasi Surabaya Kota - Kertosono, dan KA 482 (KRD) relasi Kertosono - Surabaya Kota.

Pihaknya juga meminta maaf atas tidak terselenggaranya 18 perjalanan KA lokal yang melintas dari Surabaya hingga Malang tersebut.

"Pembatalan ini memang harus dilakukan guna menjalankan peraturan pemerintah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Bagi calon penumpang yang telah membeli tiket jauh-jauh hari kami persilakan untuk membatalkan tiketnya, Namun, sgar tidak terjadi kerumunan orang di loket stasiun, kami imbau pembatalan dilakukan menggunakan aplikasi KAI access, bea tiket akan dikembalikan 100 persen," ujarnya lagi.

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar