Kemarin, Megawati minta diputarkan lagu Didi Kempot hingga KTT GNB

Kemarin, Megawati minta diputarkan lagu Didi Kempot hingga KTT GNB

Kerabat mengusung peti jenazah penyanyi campursari Dionisius Prasetyo atau Didi Kempot untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Majasem, Ngawi, Jawa Timur, Selasa (5/5/2020). Didi Kempot meninggal di Solo, Jawa Tengah pada usia 53 tahun. ANTARA FOTO/Joni Pratama/zk/hp.

Jakarta (ANTARA) - Beberapa berita politik kemarin (Selasa 5/5) menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca kembali, dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam 2 hari terakhir minta diputarkan lagu-lagu Didi Kempot hingga Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok (KTT GNB) yang dihadiri 39 negara termasuk Indonesia dan diselenggarakan secara virtual, Senin (4/5) malam, menghasilkan sebuah deklarasi bersama.

Berikut lima berita politik kemarin yang masih menarik untuk dibaca kembali:

Megawati minta diputarkan lagu-lagu Didi Kempot
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam 2 hari terakhir minta diputarkan lagu-lagu Didi Kempot, termasuk lagu pada saat acara konser amal pengumpulan dana sosial untuk penanganan COVID-19.

Selengkapnya baca di sini

Prabowo penggemar tembang lagu Jawa Didi Kempot
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang merupakan salah satu penggemar tembang lagu Jawa "Didi Kempot" menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian musisi tanah air itu pada Selasa pagi.

Selengkapnya baca di sini

Pemerintah terbitkan Perppu penundaan pilkada
Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang untuk menunda Pilkada serentak 2020 akibat pandemi COVID-19.

Selengkapnya baca di sini

Dewan Pers: Uji kompetensi wartawan lewat daring ilegal
Dewan Pers menyatakan uji kompetensi wartawan (UKW) melalui virtual atau daring merupakan kegiatan ilegal dan tidak pernah menetapkan metode tersebut meskipun terjadi wabah COVID-19.

Selengkapnya baca di sini

KTT GNB hasilkan deklarasi bersama
Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok (KTT GNB) yang dihadiri 39 negara termasuk Indonesia dan diselenggarakan secara virtual, Senin (4/5) malam, menghasilkan sebuah deklarasi bersama terkait keprihatinan terhadap dampak COVID-19.

Selengkapnya baca di sini

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pengamat politik: Pilkada tak perlu ditunda, tapi lakukan secara virtual

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar