Pence: Gedung Putih berencana bubarkan gugus tugas COVID-19

Pence: Gedung Putih berencana bubarkan gugus tugas COVID-19

Seorang wartawan membuka maskernya sesaat untuk mengajukan pertanyaan, saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Gubernur Florida Ron DeSaints mengenai respon virus corona (COVID-19) di Ruang Oval Gedung Putih, di Washington, Amerika Serikat, Selasa (28/4/2020). (REUTERS/Carlos Barria/AWW/djo)

Washington (ANTARA) - Gedung Putih sedang mempertimbangkan waktu membubarkan gugus tugas COVID-19 Amerika Serikat, dan mencari kemungkinan untuk mulai memindahkan koordinasi penanganan virus corona ke lembaga-lembaga federal AS.

Rencana itu akan dilakukan sekitar akhir pekan peringatan Memorial Day, kata Wakil Presiden AS Mike Pence pada Selasa.

Memorial Day adalah hari libur federal di Amerika Serikat untuk menghormati dan berkabung bagi personil militer yang telah meninggal saat bertugas di Angkatan Bersenjata Amerika Serikat.

Pence mengatakan pemerintahan Presiden Donald Trump mulai melihat rentang waktu Memorial Day pada akhir bulan untuk mulai mengalihkan pengelolaan penanganan krisis COVID-19 ke lembaga-lembaga federal yang akan bekerja dengan cara yang lebih tradisional.

Pejabat pemerintahan AS mengatakan kepada anggota gugus tugas dan stafnya untuk bersiap karena satgas itu akan dibubarkan dalam beberapa pekan mendatang, menurut laporan New York Times, yang pertama kali memberitakan tentang rencana pembuabaran gugus tugas COVID-19 AS.

Gugus tugas akan selesai bertugas ketika Gedung Putih bergerak maju dengan rencana Trump untuk membuka kembali kegiatan ekonomi di negara itu setelah banyak negara bagian memerintahkan warganya untuk tinggal di rumah guna memperlambat penyebaran virus corona yang berpotensi mematikan.

Fokus penanganan COVID-19 di AS sekarang akan pada terapi, vaksin dan perawatan lainnya, menurut laporan Times.

Dibentuk pada Maret, gugus tugas yang dipimpin oleh Pence sering bertemu untuk membahas penanganan pandemi COVID-19 yang menyebar dengan cepat, dan kemudian menyampaikan pekerjaannya dalam suatu konferensi pers -- pada malam hari dengan Trump -- yang sering berlangsung lebih dari satu jam.

Pakar penyakit menular dari gugus tugas itu, Anthony Fauci, menjadi orang yang paling dikenal publik di seluruh Amerika Serikat terkait penanganan COVID-19 di Negeri Paman Sam itu.

Namun, ketika Trump mengalihkan perhatiannya untuk membuka kembali perekonomian negara, gugus tugas itu menjadi kurang terlihat dalam beberapa hari terakhir.

Walaupun melakukan pertemuan pada Selasa, para anggota dan staf gugus tugas itu tidak melakukan pertemuan pada Senin atau Sabtu. Sebelumnya, pertemuan gugus tugas pada Sabtu telah menjadi suatu pertemuan pokok dalam upaya penanganan krisis COVID-19.

Sumber: Reuters

Baca juga: PBB sebut penularan corona di penjara benua Amerika mengkhawatirkan

Baca juga: Prediksi kematian akibat corona di AS mendekati 135 ribu pada Agustus

Baca juga: Trump yakin virus corona berasal dari lab Wuhan-China

Penerjemah: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar