Investor realisasikan keuntungan, saham China ditutup lebih rendah

Investor realisasikan keuntungan, saham China ditutup lebih rendah

Investor melihat layar komputer yang menampilkan informasi saham di sebuah rumah pialang di Shanghai, China. ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.

Beijing (ANTARA) - Saham-saham China ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, karena investor merealisasikan keuntungan dari kenaikan sehari sebelumnya setelah libur panjang sejak Jumat lalu (1/5).

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai turun 0,23 persen menjadi ditutup pada 2.871,52 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen di bursa kedua China berakhir 0,18 persen lebih rendah pada 10.863,29 poin.

Nilai transaksi gabungan saham yang mencakup kedua indeks tersebut mencapai 667,23 miliar yuan (sekitar 94,07 miliar dolar AS), turun dari 721,1 miliar yuan (sekitar 102 miliar dolar AS) pada hari perdagangan sebelumnya.

Jumlah saham turun melebihi jumlah yang naik, sebanyak 945 saham terhadap 491 saham di bursa Shanghai dan 1.398 saham terhadap 732 saham di bursa Shenzhen.

Saham-saham yang terkait dengan budidaya pertanian dan minuman keras menunjukkan kinerja yang kuat, dengan Xinjiang Talimu Agriculture Development Co, Ltd melonjak pada batas harian 10 persen menjadi berakhir di 7,89 yuan per saham.

Melawan tren, perusahaan yang bergerak di bidang perlindungan IP dan industri uang digital berada di wilayah yang merugi.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, kehilangan 0,16 persen menjadi ditutup pada 2.106,84 poin.

Baca juga: Bursa saham China dibuka bervariasi setelah menguat sehari sebelumnya
Baca juga: Saham China ditutup lebih tinggi setelah libur panjang
Baca juga: Bursa saham China berakhir naik setelah dua hari beruntun bervariasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar