Liga 1 Indonesia

Klub-klub Liga 1 enggan komentari konflik internal LIB

Klub-klub Liga 1 enggan komentari konflik internal LIB

Direktur Liga Indonesia Baru (LIB) Cucu Somantri.(berdiri di podium) menyampaikan sikap organisasi setelah melakukan rapat dengan Menpora Zainudin Amali terkait keberlanjutan kompetisi olahraga Indonesia, di Gedung Menpora, Jakarta, Jumat (13/3/2020). ANTARA/A Rauf Andar Adipati/aa.

Saya no comment mengenai hal itu. Saya fokus untuk Borneo
Jakarta (ANTARA) - Klub-klub Liga 1 musim 2020 enggan mengomentari persoalan internal operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Saya no comment mengenai hal itu. Saya fokus untuk Borneo," kata Presiden klub Borneo FC Nabil Husein Said Amin ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Kamis.

Hal senada juga diutarakan petinggi klub PSIS Semarang A. S. Sukawijaya yang akrab disapa Yoyok Sukawi.

"Saya tidak berkomentar dahulu, ya," kata Yoyok, yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI, kepada ANTARA.

Baca juga: CEO Bali United setuju LIB gelar RUPS luar biasa

CEO Bali United Yabes Tanuri pun tidak mau memberikan pernyataan mengenai hal tersebut.

Menurut Yabes, persoalan di LIB hanya soal internal dan tidak terlalu berpengaruh ke klub.

"Secara langsung tidak ada pengaruhnya, ya. Itu, kan, internal," tutur dia.

Pada Kamis (7/5), beredar surat dari tiga anggota direksi PT Liga Indonesia Baru (LIB) yaitu Direktur Bisnis Rudy Kangdra, Direktur Operasional Sudjarno dan Direktur Keuangan Anthony Chandra Kartawiria tentang 'Pengaduan Mengenai Keresahan di Internal Perusahaan'.

Baca juga: Konflik internal dinilai bisa hilangkan kepercayaan klub kepada LIB

Dokumen bertanggal 4 Mei 2020 itu ditujukan kepada pemegang saham PT LIB yaitu klub-klub Liga 1 dan 2 serta PSSI. Di dalam surat yang ditembuskan ke Ketua Umum PSSI, Wakil Ketua Umum PSSI, Exco PSSI, Plt Sekjen PSSI dan Dewan Komisaris PT LIB tersebut, ketiga direktur LIB menjabarkan empat poin yang intinya menyatakan Direktur Utama PT LIB Cucu Somantri, yang juga  wakil ketua umum PSSI, kerap mengambil keputusan secara sepihak.

Rudy Kangdra menegaskan bahwa surat  itu merupakan pemberitahuan kepada pemegang saham tentang kondisi internal perusahaan.

ANTARA sudah mencoba untuk menghubungi Cucu Somantri terkait masala ini, namun purnawirawan TNI AD berpangkat akhir Mayor Jenderal itu tidak menjawab panggilan.

Komisaris Utama PT LIB Sonhadji pun tidak memberikan respon ketika dimintai komentarnya.

Baca juga: Direktur bantah buat mosi tidak percaya kepada Dirut LIB

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2020

DIY alihkan dana pembangunan stadion untuk COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar