IHSG akhir pekan berakhir di zona merah, dipicu aksi jual asing

IHSG akhir pekan berakhir di zona merah, dipicu aksi jual asing

Ilustrasi: Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.

Tekanan jual asing di saham-saham bluechipsmembuat IHSG tersungkur ke bawah. Tapi tren ini sebenarnya sudah jadi seperti ini sejak dua minggu yang lalu
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore berakhir di zona merah dipicu aksi jual oleh investor asing.

IHSG ditutup melemah 11,36 poin atau 0,25 persen ke posisi 4.597,43. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 1,21 poin atau 0,18 persen menjadi 686,23.

"Tekanan jual asing di saham-saham bluechipsmembuat IHSG tersungkur ke bawah. Tapi tren ini sebenarnya sudah jadi seperti ini sejak dua minggu yang lalu. Jadi pergerakan IHSG akan terkonsolidasi cenderung melemah," kata Analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Jumat.

Dibuka menguat, IHSG bergerak variatif pada perdagangan sesi pertama. Pada sesi kedua, IHSG melemah dan terus berada di teritori negatif hingga penutupan perdagangan saham.

Baca juga: IHSG akhir pekan diperkirakan menguat terbatas

Secara sektoral, empat sektor meningkat dengan sektor pertambangan naik paling tinggi yaitu 2,71 persen, diikuti sektor properti dan sektor aneka industri masing-masing 2,4 persen dan 1,82 persen.

Sedangkan enam sektor terkoreksi dengan sektor industri dasar turun paling dalam yaitu minus 1,51 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor manufaktur dasar masing-masing minus 1,19 persen dan minus 0,32 persen.

Baca juga: Rupiah menguat, pasar masih dibayangi buruknya data ekonomi

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp812,53 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 549.596 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 8,2 miliar lembar saham senilai Rp6,61 triliun. Sebanyak 181 saham naik, 210 saham menurun, dan 156 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 504,3 poin atau 2,56 persen ke 20.179,1, Indeks Hang Seng menguat 249,6 poin atau 1,04 persen menjadi 24.230,2, dan Indeks Straits Times melemah 0,94 poin atau 0,04 persen ke 2.590,66.

Baca juga: Bursa Saham Filipina berakhir melemah, Indeks PSE turun 0,55 persen

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

IHSG menguat ikuti naiknya bursa dunia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar