KBRI Washington DC berikan 2.000 masker untuk WNI di AS

KBRI Washington DC berikan 2.000 masker untuk WNI di AS

Proses pengumpulan dan pembagian masker dari KBRI Washington DC untuk WNI yang berada di Amerika Serikat. KBRI Washington DC memberikan sekitar 2.000 masker untuk 2.000 WNI dan diaspora yang tinggal di daerah-daerah sekitar Washington DC. (ANTARA/HO-KBRI Washington DC)

Kami juga membeli masker-masker yang diproduksi masyarakat Indonesia di sini, sebagai salah satu upaya memberdayakan dan membantu perekonomian sebagian masyarakat kita yang terdampak
Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC menyalurkan bantuan berupa ribuan masker kepada masyarakat, pelajar dan diaspora Indonesia di Amerika Serikat sebagai salah satu upaya untuk membantu pencegahan penyebaran virus COVID-19.

Menurut keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, KBRI Washington DC membagikan sekitar 2.000 masker kain untuk 2.000 orang WNI dan diaspora Indonesia yang tinggal di daerah-daerah sekitar Washington DC.

“Sudah menjadi tugas dan komitmen kami untuk bersama-sama membantu masyarakat Indonesia di Amerika Serikat, terlebih di tengah kondisi pandemi saat ini,” kata Wakil Duta Besar/Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Washington DC, Iwan Freddy Hari Susanto.

Dia mengatakan bahwa pemberian masker bertujuan untuk membantu melindungi kesehatan para WNI, serta sejalan dengan kebijakan pemerintah AS yang secara resmi merekomendasikan penggunaan masker di tempat-tempat umum dan saat melakukan aktivitas di luar rumah.

Baca juga: Deteksi dampak COVID-19, KBRI Washington pantau kesehatan WNI lansia
Baca juga: WNI di AS diimbau tidak pulang ke Indonesia di tengah pandemi COVID-19


Meski demikian, ketersediaan masker di AS, baik yang dijual langsung di toko maupun melalui platform e-commerce semakin terbatas karena permintaan yang melonjak drastis sejak merebaknya wabah virus corona, sehingga KBRI Washington DC berinisiatif untuk merespons terhadap keterbatasan tersebut dengan membagikan masker, yang juga merupakan bagian dari program komprehensif KBRI untuk menangani dampak COVID-19.

Lebih lanjut, Iwan menyebut sebagian masker yang didistribusikan merupakan hasil buatan masyarakat Indonesia yang berada di Washington DC dan sekitarnya, dengan motif batik khas Tanah Air.

“Kami juga membeli masker-masker yang diproduksi masyarakat Indonesia di sini, sebagai salah satu upaya memberdayakan dan membantu perekonomian sebagian masyarakat kita yang terdampak,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas COVID-19 KBRI Washington DC, Theodorus Satrio Nugroho, mengatakan pemberian bantuan masker melibatkan organisasi-organisasi masyarakat Indonesia di Washington DC dan sekitarnya sebagai pusat pendataan penerima dan titik distribusi. Untuk area-area yang lebih jauh, distribusi dilakukan menggunakan layanan pos.

Sejak wabah COVID-19 melanda AS, KBRI Washington DC telah melaksanakan sejumlah program guna meringankan beban masyarakat Indonesia di wilayah DMV yang terdampak pandemi COVID-19. Selain masker, KBRI juga telah memberikan 112 paket sembako sehat kepada para WNI yang terdampak, sampai dengan periode April 2020.

Selain itu, guna memantau kesehatan para WNI lansia dan kelompok rentan, dilakukan pula kegiatan pemantauan kesehatan berkesinambungan secara daring, memberikan bantuan alat pengukur suhu (termometer), serta melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan secara virtual bekerja sama dengan beberapa organisasi kemasyarakatan dan asosiasi profesi kesehatan di Indonesia, antara lain KOWANI, Pita Putih Indonesia, dan Ikatan Psikologi Klinis Indonesia.

Baca juga: KBRI Washington DC salurkan ratusan paket sembako untuk WNI di AS
Baca juga: KBRI Washington gelar penyuluhan kesehatan mental bagi WNI lansia


Pewarta: Aria Cindyara
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

TNI Polri dan Pemda Riau, salurkan 10 ton beras ke masyarakat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar