Mix Martial Art

Gaethje taklukkan Ferguson saat UFC diselenggarakan tanpa penonton

Gaethje taklukkan Ferguson saat UFC diselenggarakan tanpa penonton

Justin Gaethje (kiri) melepaskan pukulan ke wajah Tony Ferguson dalam pertarungan perebutan gelar kelas berat interim UFC 249 yang diselenggarakan di VyStar Veterans Memorial Arena,Jacksonville, Florida, Minggu (10/5/2020). (ANTARA/AFP/Douglas P. DeFelice)

Saya senang dengan cara pertandingan malam ini berlangsung
Jakarta (ANTARA) - Justin Gaethje menaklukkan Tony Ferguson melalui kemenangan Technical Knock Out pada pertarungan UFC 249 yang diselenggarakan tanpa kehadiran penonton di VyStar Veterans Memorial Arena, Jacksonville, Florida, Minggu.

Pertarungan itu merupakan acara olahraga besar pertama di AS yang diselenggarakan sejak pandemi COVID-19. Berkat kemenangan tersebut Gaethje berhak memenangi gelar kelas ringan interim UFC, dan sekaligus berkesempatan menantang Khabib Nurmagomedov.

Baca juga: UFC akan dilanjutkan pada 9 Mei tanpa kehadiran penonton

Presiden UFC Dana White mengaku puas karena pertarungan itu dapat terlaksana tanpa kendala.

"Ini berjalan dengan baik. Saya senang dengan cara pertandingan malam ini berlangsung," kata White seperti dilansir AFP.

Protokol kesehatan yang ketat diterapkan saat UFC 249 berlangsung. Para wasit, komentator, dan staf diwajibkan mengenakan masker. Para pertarung juga hanya diizinkan untuk didampingi seorang cornerman.

Pertarungan antara Goethje kontra Ferguson berlangsung sedikit berat sebelah. Gaethje menghantam Ferguson sejak awal pertarungan.

Situasi tersebut berlangsung sampai ronde keempat sampai wasit Herb Dean menghentikan pertarungan setelah pukulan tangan kiri Gaethje mengenai wajah Ferguson yang telah babak belur untuk memastikan kemenangan Gaethje.

Meski bersuka cita dengan kemenangan tersebut, Gaethje masih mendambakan bertarung dengan Nurmagomedov.

Baca juga: Duel Khabib Nurmagomedov vs Tony Ferguson diperkirakan batal

"Khabib adalah yang terbaik di dunia. Saya telah bekerja keras sejak berusia empat tahun untuk tantangan-tantangan seperti ini, dan saya gembira dapat mewakili AS menantang pertarung terbaik Dagestan (kampung halaman Nurmagomedov) atau Rusia," tegas petarung 31 tahun itu.

Pada pertarungan utama lainnya di UFC 249, pemenang medali emas Olimpiade 2008 Henry Cejudo sukses mempertahankan gelar kelas bantamnya dari ancaman Dominick Cruz melalui kemenangan Knock Out.

Menariknya, setelah mempertahankan gelarnya Cejudo mengumumkan bahwa ia pensiun dari olahraga bela diri campuran.

"Saya pensiun malam ini. Saya sudah berusia 33 tahun, saya gembira dengan karier saya. Paman Dana (White), saya ingin berterima kasih untuk segalanya, Anda sangat membantu," tutur petarung asal AS itu.

Pada pertarungan-pertarungan main card lainnya, Francis Ngannou menaklukkan Jairzinho Rezenstruik dengan kemenangan Knock Out pada kelas berat, Calvin Kattar menang Technical Knock Out atas Jeremy Stephens pada catcweight, dan Greg Hardy menang angka atas Yorgan de Castro.

Baca juga: UFC akhirnya putuskan tunda tiga pertarungan berikutnya

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar