Kebakaran akibat ventilator di Rusia tewaskan lima pasien COVID-19

Kebakaran akibat ventilator di Rusia tewaskan lima pasien COVID-19

Pelayat berduka dari kejauhan sementara penggali kubur menggunakan alat pelindung diri (APD), yang akan menguburkan jenazah terinfeksi virus corona (COVID-19) pada bagian khusus pemakaman di pinggiran Saint Petersburg, Rusia, Selasa (5/5/2020). REUTERS/Anton Vaganov/hp/djo (REUTERS/ANTON VAGANOV)

Moskow (ANTARA) - Kebakaran yang tampaknya berasal dari ventilator yang kelebihan beban menewaskan lima pasien COVID-19 di ruang perawatan intensif (ICU) di rumah sakit Rusia pada Selasa, seperti dilansir kantor berita.

Kementerian Kedaruratan Rusia membenarkan soal kematian pasien ICU di sebuah rumah sakit di Kota St. Petersburg, tanpa menyebutkan jumlah korban tewas.

"Ventilator mencapai batasnya. Menurut informasi awal, terdapat kelebihan beban dan mesin terbakar, yang menyebabkan kebakaran," kata seorang sumber kepada Kantor Berita Interfax.

Kementerian terkait menyebutkan 150 orang berhasil dievakuasi dari rumah sakit.

Jumlah kasus COVID-19 di Rusia melonjak 11.656 kasus pada Senin, rekor lonjakan harian, sehingga menambah total menjadi 221.344 kasus.

Hanya Inggris, Spanyol dan Amerika Serikat yang mencatat kasus virus corona lebih banyak.

Pada Sabtu satu orang tewas dalam insiden kebakaran di rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di Moskow.

Sumber: Reuters
Baca juga: RS rujukan pasien COVID-19 Rusia terbakar, satu tewas
Baca juga: Lonjakan kasus COVID-19 Rusia mencapai 11.656 dalam 24 jam
Baca juga: PM Rusia mengaku terinfeksi virus corona

​​​​​​​

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sergei Dzhabbarov memproduksi patung anjing dari besi tua

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar