Tekan COVID-19, TNI siap bantu penanganan PSBB di Jatim

Tekan COVID-19, TNI siap bantu penanganan PSBB di Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama pejabat Forkopimda Jatim serta tiga kepala daerah kawasan ‘Malang raya’ usai rapat pembahasan PSBB di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Sabtu (09/05/2020). (ANTARA/Humas Pemprov Jatim/FA)

Jakarta (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap membantu Pemprov Jawa Timur dalam mengawasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat dalam menekan kasus COVID-19 di wilayah itu.

"Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memerintahkan Pangkogabwilhan II untuk membantu pemda dalam rangka mengawasi secara ketat proses pelaksanaan PSBB di Jawa Timur," kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi ketika dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Kapolda Jatim prioritas tingkatkan keamanan saat PSBB jilid 2

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II nantinya akan mengerahkan satuan-satuannya di Jawa Timur, seperti Kodam Brawijaya dan Armada II untuk membantu Pemprov Jatim.

Dihubungi terpisah, Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Fadjar Prasetyo telah bersiap untuk mencegah meluasnya penyebaran virus COVID-19 di Jatim.

"Saya sudah mengetahui situasi di sana, saya sudah pelajari, dan kira-kira apa yang harus kita dukung kita sudah siapkan. Mungkin belum bisa saya sampaikan di sini, karena ini hanya bersifat antisipasi, begitu," ucapnya.

Baca juga: Polda Jatim catat 15.699 pelanggar selama PSBB "Surabaya Raya"

Pangkogabwilhan II mengaku sudah mendapatkan perintah langsung dari Panglima TNI untuk membantu Pemda Jawa Timur dalam penanganan COVID-19 mengingat di wilayah itu kasusnya terus bertambah.

"Saat ini baru perintah dari Panglima TNI. Namun, surat dari Pemda Jatim belum sampai di Mabes TNI. Karena di dalam surat itu harapannya kan apa-apa yang dibutuhkan untuk keterlibatan Kogabwilhan di situ akan dicantumkan," kata Fadjar.

Sebelumnya, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta pelibatan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II untuk menangani penyebaran Virus Corona di Jawa Timur.

Kasus positif COVID-19 di Jatim diketahui melonjak tajam hingga 1.502 orang per Minggu (10/5). Secara nasional Jatim berada pada posisi kedua sebaran COVID-19, setelah Jakarta.

Baca juga: Pemprov Jatim kirimkan berkas pengajuan PSBB Malang Raya ke Kemenkes

Baca juga: Pemprov Jatim sepakat ajukan PSBB untuk "Malang Raya"

 

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Indonesia batal beli vaksin dari Inggris? Ini penjelasan Airlangga

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar