DAY6 ungkap inspirasi di balik "Zombie"

DAY6 ungkap inspirasi di balik "Zombie"

Foto grup band DAY6 untuk album "The Book of Us: The Demon". (Twitter.com/day6official)

Jakarta (ANTARA) - Grup band DAY6 mengungkap inspirasi di balik lagu terbaru "Zombie", bagian dari mini album "The Book of Us: The Demon", yang menurut mereka menyenangkan saat memproduksinya.

Dalam wawancara bersama OSEN, mereka berkata, lirik "Zombie" muncul ketika berada di dalam mobil usai menyelesaikan kegiatan grup.

“Kami ingat berada di dalam mobil setelah menyelesaikan kegiatan dan melihat keluar jendela, ekspresi orang-orang. Tiba-tiba berpikir, Bukankah kita hidup di hari yang sama berulang-ulang?. Rasanya seolah-olah kita tidak memiliki emosi dan bergerak seperti mesin. Kami terinspirasi oleh rasa kekosongan ini," tutur DAY6 seperti diansir Soompi, Rabu.

Penulisan lirik dan penyusunan lagu mereka kerjakan bersama sembari menerka hal-hal yang cocok untuk dimasukkan ke dalam lagu.

"Kami menulis lagu kami sendiri, tidak dapat dihindari banyak ide musik kami masuk ke dalam album," kata mereka.

“Ketika kami sedang merekam drum, kami memikirkan bagian yang cocok. Kami berimprovisasi di sana-sini, dan bagian itu sudah termasuk dalam lagu kami," sambung DAY6.

Kelima personel grup yakni Sungjin, Jae, Young K, Wonpil dan Dowoon juga mengungkap titik fokus untuk video musik "Zombie". “Kami percaya video musik seharusnya mengekspresikan konsep lagu secara visual yang terbaik. Kami benar-benar fokus pada perasaan kosong di balik 'Zombie' dengan membuat film dengan cara yang hening, ”kata mereka.

Momen mana yang paling menyenangkan sejauh mereka berkarir? Mereka sulit memilihnya karena setiap orang berbeda-beda pendapatnya. Namun, DAY6 sepakat kebahagiaan terbesar ketika berada di panggung dan tampil bersama, lalu berkomunikasi dengan para penggemar atau disebut My Day.

Mini album kali ini menyebut kata "The Demon", yang menurut DAY6 mewakili ketidakseimbangan emosional, atau hubungan saat satu orang melangkah maju dan yang lain semakin menjauh.

"Ketika kami fokus pada ketidakseimbangan ini, kami secara alami menekankan suasana kekosongan," tutur DAY6.
 

Selanjutnya, DAY6 berbicara tentang sumber motivasi terbesar mereka.

"Para penggemar yang mendukung dan mencintai kami sehingga kami dapat menampilkan musik yang bagus. Kami bisa berkembang karena penggemar kami," kata DAY6.

Kepada para My Day, DAY6 mengucapkan terima kasihnya sekaligus meminta maaf karena tak bisa mempromosikan album kali ini. Walau begitu, mereka berharap bisa bertemu penggemar kembali, bernyanyi bersama mereka dalam konser.

"Kami tahu betul mereka telah menunggu lama untuk comeback kami. Kami sangat menyesal tidak dapat mempromosikan album kali ini. Tetapi kami bekerja keras pada musik kami, jadi kami akan berterima kasih jika kalian mendengarkannya dengan penuh cinta. Kami akan terus bekerja keras sampai kami bisa bernyanyi bersama lagi dengan My Day di tempat konser," demikian kata DAY6.


Baca juga: DAY6 capai rekor positif lewat "Zombie", walau tengah rehat

Baca juga: DAY6 luncurkan album "The Demon" di tengah isu kesehatan mental

Baca juga: DAY6 rehat sejenak dari dunia hiburan karena alasan kesehatan

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar