Layanan BPJS Kesehatan di Manokwari tetap prima saat pandemi COVID-19

Layanan BPJS Kesehatan di Manokwari tetap prima saat pandemi COVID-19

Petugas keamanan mengecek suhu tubuh peserta JKN-KIS yang mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan Cabang Manokwari. (ANTARA/HO-BPJS Kesehatan)

Jakarta (ANTARA) - Layanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Manokwari tetap prima meskipun di tengah pandemi COVID-19 dengan memberikan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan virus corona tipe baru.

Salah satu peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) Yoohanista Servasia Alinda dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis, mengparesiasi layanan yang diterimanya dari petugas BPJS Kesehatan di lingkungan kantor cabang.

“Menurut saya protokol pencegahan penyebaran COVID-19 di kantor ini sudah sangat baik dan lengkap, termasuk petugas yang melayani peserta dengan masker, sarung tangan dan face shied, penyediaan tempat cuci tangan dan pengukuran suhu tubuh. Hal ini membuat saya merasa aman dan nyaman ketika masuk ke kantor ini. Menurut saya ini adalah bagian dari pelayanan prima kepada peserta,” jelas Alinda.

Alinda juga merasa senang mendapatkan pelayanan dan penjelasan yang ramah dan cepat dari petugas frontliner. Sebelumnya ia mengaku sempat khawatir pelayanan di kantor cabang akan berbelit, namun hal tersebut tak dialaminya.

“Mungkin karena adanya pelayanan terbatas sehingga kunjungan peserta tidak banyak, saya dilayani dengan cepat dan ramah. Awalnya saya ragu apakah saya akan dilayani dengan baik karena adanya imbauan physical distancing, tetapi ternyata pelayanan yang diberikan tetap sama baiknya dengan hari-hari sebelumnya. Ternyata pelayanan prima masih diterapkan meskipun di tengah upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang harus diikuti peserta,” ungkap Alinda.

Alinda berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan untuk mengurus perubahan data peserta. Dia berpesan kepada peserta JKN-KIS yang dapat mengakses layanan secara daring atau telepon agar memanfaatkan fasilitas tersebut sehingga tidak perlu berkunjung ke kantor BPJS Kesehatan.

“Saya rasa sudah banyak peserta lain yang memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan secara online ya. Kita dapat melihat kunjungan peserta tidak terlalu banyak dan tidak ada kerumunan. Saya juga mengimbau peserta yang bisa mengakses layanan secara online atau melalui telepon tidak perlu berkunjung ke kantor BPJS Kesehatan, cukup dari rumah saja, kecuali pelayanan yang mendesak. Saya yakin layanan online juga sama baiknya dengan layanan di Kantor BPJS Kesehatan,” kata Alinda.

Baca juga: BPJS Kesehatan Sorong tetap layani peserta patuhi protokol kesehatan
Baca juga: Kemenkeu prediksi defisit BPJS Kesehatan bakal mengecil tahun ini

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Desi Purnamawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BPJS selamatkan uang 1 triliun terkait potensi fraud

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar