Kimo Stamboel sutradarai film horor "Jailangkung 3"

Kimo Stamboel sutradarai film horor "Jailangkung 3"

Kimo Stamboel sutradarai "Jailangkung 3" (HO)

Jakarta (ANTARA) - Sutradara Kimo Stamboel akan kembali menghadirkan film horor lewat film "Jailangkung 3" yang diproduksi Sky Media serta Legacy Pictures.

Kimo bakal kembali menunjukkan tajinya untuk menakuti penonton di sekuel "Jailangkung 3".

Sepak terjang Kimo dalam film bergenre horor telah terlihat dari karya sebelumnya, "Rumah Dara" dan "Headshot" yang dibuat oleh The Mo Brothers (duet bersama Timo Tjahjanto), juga "Dreadout" dan "Ratu Ilmu Hitam".

Selain menyutradarai, Kimo dipercaya menggarap skenario film bersama Rinaldy Puspoyo.
Titi Kamal di film "Jailangkung 3" (HO)


Kimo menjanjikan kejutan dan warna baru berbeda dibanding film-film pendahulu yang lain, namun benang merahnya tetap dipertahankan, yakni boneka Jailangkung sebagai perantara roh kematian.

Film ketiga ini mengangkat tema keluarga dengan sebuah entitas gelap dalam satu desa.

"Ini adalah kisah baru dari perjalanan Jailangkung. Dalam proses pembahasannya kami mengangkat cerita mengenai suatu legenda, ini menjadi awal mula jalan cerita Jailangkung 3. Dimana ada kisah menarik dalam folklore tersebut," kata Kimo dalam siaran resmi, Jumat.
Syifa Hadju di film "Jailangkung 3" (HO)


"Jailangkung 3" dibintangi Syifa Hadju, Titi Kamal, Dwi Sasono dan Muzakki Ramdhan.

Kimo memuji bakat dan kemampuan Dwi Sasono yang bisa memainkan berbagai karakter, juga karakter Titi Kamal yang secara emosi dekat dengan kisah dalam "Jailangkung 3".

Begitu juga dengan Muzakki, pengalamannya di Ratu Ilmu Hitam membuatnya bakal cocok bermain di film ini," kata Kimo.

Karakter dari setiap aktor masih belum diungkap, namun film ini akan berlatar belakang Yogyakarta dengan proses pengambilan gambar memakan waktu 22 hari.


Baca juga: Kimo Stamboel suguhkan hal baru dalam "remake" film "Ratu Ilmu Hitam"

Baca juga: Kimo Stamboel "mengerem" film "Dreadout", berharap ada lanjutan serial

Baca juga: "DreadOut", hantu VS ponsel pintar

 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar