Meski pandemi COVID, Jasamarga pastikan tol Jatim buka saat Lebaran

Meski pandemi COVID, Jasamarga pastikan tol Jatim buka saat Lebaran

Petugas Jasamarga Transjawa Tol mengawasi lalu lintas kendaraan di Gerbang Tol Pakis yang baru dibuka di Malang, Jawa Timur, Jumat (1/11/2019). Ruas jalan tol seksi 4 Singosari -Pakis sepanjang 4,75 kilometer yang baru dibuka tersebut dioperasikan tanpa tarif selama tujuh hari sehingga makin mempermudah akses wisatawan yang akan menuju kawasan wisata Gunung Bromo/Semeru. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc.

menyiapkan langkah antisipatif jika terjadi antrean kendaraan atau kepadatan lalu lintas seperti percepatan penanganan gangguan, distribusi beban lalu lintas (pengalihan rute di tol atau ke arteri)
Surabaya (ANTARA) - Jasa Marga memastikan jalan tol di wilayah Jawa Timur yang dikelola BUMN ini tetap buka dan siaga menghadapi Lebaran 2020 meski di tengah pandemi COVID-19, yang meliputi kesiapan layanan utama, yaitu layanan transaksi, layanan lalu lintas, layanan pemeliharaan serta kesiapan layanan pendukung dan pelayanan.

General Manager Representative Office 3 Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) Ruas Surabaya-Gempol, Hendri Taufik di Surabaya, Jumat memprediksi peningkatan volume lalu lintas akan terjadi pada tanggal 21 Mei 2020 untuk puncak lalu lintas yang meninggalkan Surabaya.

"Kami akan memantau lalu lintas pada Gerbang Tol (GT) utama seperti GT Kejapanan Utama, GT Sidoarjo 2, dan GT Waru Utama. Ada total 113 gardu dari keseluruhan GT pada ruas Surabaya-Gempol yang akan dioperasikan pada saat Lebaran tahun 2020 ini," kata Hendri dalam siaran persnya.

Hendri menjelaskan terdapat 4 titik yang berpotensi terjadi antrean di ruas Jalan Tol Surabaya-Gempol, yaitu di GT Kejapanan Utama, GT Sidoarjo, sekitar Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) 754 A dan TIP 753 B serta di GT Waru Utama.

"Untuk memastikan layanan operasional tetap berjalan baik, JTT menyiapkan langkah antisipatif jika terjadi antrean kendaraan atau kepadatan lalu lintas seperti percepatan penanganan gangguan, distribusi beban lalu lintas (pengalihan rute di tol atau ke arteri) serta optimalisasi kapasitas jalur (Contraflow)," kata Hendri.

Selain itu, dilakukan percepatan distribusi informasi (VMS dan kerja sama dengan Media), serta informasi terpadu antara ruas dengan kantor pusat, ditambah ketersediaan nomor telepon penting di senkom.

"Kami juga akan menyiagakan pelayanan derek, rumah sakit, pos keamanan, PMI, bengkel, SPBU, pemadam kebakaran," katanya.

Untuk kesiapan konstruksi, kata dia, sampai saat ini JTT ruas Surabaya-Gempol masih melakukan pekerjaan konstruksi di lapangan untuk memastikan jalan tol selalu terpelihara dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

"Namun untuk memastikan operasional jalan tol berjalan lancar, kami melakukan pemberhentian kegiatan proyek di jalan tol mulai H-3 (21 Mei 2020 pukul 00.00) sampai Hari H (25 Mei 2020 pukul 24.00)," katanya.

Sementara itu, keberadaan Jasa Marga Grup Jawa Timur meliputi Representative Office 3 JTT, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri, PT Jasamarga Surabaya Mojokerto, PT Jasamarga Pandaan Tol, PT Jasamarga Gempol Pasuruan dan PT Jasamarga Pandaan Malang serta PT Jasamarga Related Business Wilayah V Jawa Timur.

Baca juga: Jalan Tol Pandaan-Malang segmen Pakis-Malang beroperasi
Baca juga: Jasamarga Pandaan-Malang tanam seribu pohon damar di sepanjang tol
Baca juga: Jasamarga segera kerjakan Tol Probolinggo-Banyuwangi

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jasa Marga akan lakukan pembatasan di tol terkait larangan mudik

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar