Afgan tunda bikin album akibat pandemi virus corona

Afgan tunda bikin album akibat pandemi virus corona

Afgan saat berbincang dalam jumpa pers virtual konser "Orkestra di Rumah", Jumat (15/5/2020). (ANTARA/Yogi Rachman)

Plan saya tahun 2020 berantakan sih. Dari bikin album sampai video klip semua gagal. Gigs juga banyak di cancel
Jakarta (ANTARA) - Penyanyi Afgan Syahreza mengatakan rencananya untuk membuat album di tahun 2020 terpaksa ditunda akibat adanya pandemi virus corona yang melanda saat ini.

Tak hanya itu, pelantun lagu "Sadis" ini juga mengungkapkan sejumlah rencana yang telah disusunnya di tahun 2020 terpaksa tidak dapat berjalan sesuai jadwal karena pandemi corona.

Baca juga: Erwin Gutawa gelar konser orkestra Ramadhan dari rumah

Baca juga: Erwin Gutawa dan Tulus gelar konser daring untuk bantu tangani corona


"Plan saya tahun 2020 berantakan sih. Dari bikin album sampai video klip semua gagal. Gigs juga banyak di cancel," kata Afgan dalam jumpa pers virtual konser "Orkestra di Rumah", Jumat.

Afgan mengaku rindu untuk dapat kembali bernyanyi di atas panggung seperti sebelum ada pandemi virus corona. Untuk itu, ketika ada tawaran mengisi konser orkestra bersama Erwin Gutawa secara virtual ia pun tak pikir panjang untuk menerima.

"Dengan adanya konser online ini mengobati kerinduan saya karena sebenarnya saya rindu nyanyi," jelasnya.

Dia merasa saat ini tak hanya dirinya saja yang rindu menyaksikan pertunjukan musik secara langsung. Maka dari itu, Afgan optimistis pertunjukan konser secara online akan sedikit mengobati kerinduan penikmat musik.

"Saya termasuk salah satu yang merindukan dan mudah-mudahan yang di rumah juga menanti karena udah terlalu lama kita enggak mendengar pertunjukan musik," imbuhnya.

Baca juga: Afgan hingga Mamamoo akan tampil di konser V Heartbeat Indonesia

Baca juga: Afgan gelar konser satu dekade di Kuala Lumpur awal November

Baca juga: Rossa anggap Afgan seperti adik sendiri

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Layanan darurat, tentara Brazil mengirim oksigen ke Amazonas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar