Harga masih tinggi, legislator minta pemerintah serius tangani gula

Harga masih tinggi, legislator minta pemerintah serius tangani gula

Ilustrasi: Pekerja menyiapkan gula pasir untuk disalurkan ke operasi pasar dan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gudang Perum Bulog Sub Divisi Regional Tangerang, Kota Tangerang, Banten. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Saya minta persoalan pangan, terutama gula ini, pemerintah serius mengurusinya
Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin menginginkan pemerintah dapat betul-betul menuntaskan berbagai persoalan terkait komoditas gula pasir yang masih berpolemik dan cenderung merugikan rakyat banyak.

"Saya minta persoalan pangan, terutama gula ini, pemerintah serius mengurusinya untuk kepentingan rakyat. Jangan ada tebang pilih jika ditemukan penyelewengan. Dan tuntutan janji akan ketersediaan stok pangan serta harga pangan yang terkendali mesti dapat direalisasikan," kata Andi Akmal Pasluddin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Menurut Akmal Pasluddin, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengusut tuntas berkaitan ketersediaan yang masih tersendat di berbagai daerah apakah terkendala distribusi atau permainan spekulan.

Kedua, ujar dia, harus ada tindakan nyata para pelaku amoral spekulan gula bila ditemukan menimbun yang mempermainkan stok di pasar.

Selain itu ia menyatakan mesti ada solusi peningkatan produksi dalam negeri akan gula pasir dengan perbaikan pola mitra dengan petani maupun perbaikan pabrik.

Kemudian, lanjutnya, perlu ada edukasi masyarakat yang masuk dalam kurikulum pendidikan sejak dini akan bahaya konsumsi gula terlalu tinggi.

Politisi PKS ini secara khusus menyoroti harga gula yang makin lama semakin meningkat, serta keberadaan komoditas gula pasir di berbagai pasar modern yang dinilai juga sudah semakin langka.

Baca juga: Buwas sebut stok gula pasir berlimpah hingga 75.000 ton pada Juni

Baca juga: Airlangga jamin tindak oknum lambungkan harga gula dan bawang merah

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Operasi pasar tekan harga gula pasir

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar