Bertambah dua, pasien positif COVID-19 di Sorong-Papua Barat jadi 30

Bertambah dua, pasien positif COVID-19 di Sorong-Papua Barat jadi 30

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Rudy R Laku. (FOTO ANTARA/Ernes Kakisina)

Dari enam sampel yang diumumkan laboratorium Balitbangkes Makassar dua orang dinyatakan positif sehingga jumlah pasien positif virus corona di Kota Sorong meningkat menjadi 30 orang
Sorong (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat mengumumkan ada dua tambahan baru pasien positif virus corona jenis baru penyebab COVID-19 sehingga jumlahnya naik menjadi 30 orang dari sebelumnya 18 kasus.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong Rudy R Laku di Sorong, Minggu mengatakan bahwa hari ini laboratorium Balitbangkes Makassar telah mengeluarkan hasil enam dari tujuh sampel tersisa yang dikirim oleh Kota Sorong pada 12 Mei 2020.

Dia mengatakan bahwa dari enam sampel yang diumumkan laboratorium Balitbangkes Makassar tersebut dua orang dinyatakan positif sehingga jumlah pasien positif virus corona di Kota Sorong meningkat menjadi 30 orang.

Menurut dia, dua pasien positif baru tersebut berdomisili di Jalan Perikanan seputar Jembatan Puri sehingga pasien positif di kawasan tersebut meningkat menjadi 10 orang.

Dikatakannya bahwa 10 orang pasien positif yang bermukim di satu lokasi Jalan Perikanan Kota Sorong adalah transmisi lokal yang berawal dari pasien positif klaster Gowa, Sulawesi Selatan.

Ia menjelaskan hingga 17 Mei 2020 jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih dirawat sebanyak lima orang, jumlah orang tanpa gejala (OTG) yang masih dipantau sebanyak 88 orang, dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 40 yang masih dipantau.

Menurut dia jumlah pasien positif virus corona di Kota Sorong terus meningkat sehingga diharapkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol pencegahan COVID-19.

"Kurangi ke luar rumah jika tidak ada keperluan penting, guna masker saat di luar rumah, rajin cuci tangan serta menerapkan pola hidup sehat demi melindungi diri dan keluarga," demikian Rudy R Laku.

Baca juga: Tiga warga Sorong positif COVID-19 via transmisi lokal, sebut satgas

Baca juga: Tim medis COVID-19 Sorong-Papua Barat disediakan hotel untuk istirahat

Baca juga: Dikarantina, sekeluarga pasien positif COVID-19 Sorong dievakuasi

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BMKG ingatkan potensi bencana hidrometeorologi di musim kemarau basah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar