Gubernur Kepri sarankan warga bersilaturahim Lebaran gunakan medsos

Gubernur Kepri sarankan warga bersilaturahim Lebaran gunakan medsos

Ilustrasi - Warga Desa Batu Limau, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau merayakan Idul Fitri 1440 Hijriah dengan berkeliling dari rumah ke rumah. (ANTARA/Ogen)

Mengingat pandemi COVID-19 di Provinsi Kepri belum berakhir, saya sarankan jangan dulu berkeliling saat Lebaran nanti
Tanjungpinang (ANTARA) - Pelaksana Tugas Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) menyarankan masyarakat setempat untuk bersilaturahim Lebaran menggunakan media sosial guna mendukung upaya bersama memutus mata rantai penularan virus corona baru (COVID-19).

"Silaturahmi bisa dengan apa saja, tidak harus berkunjung," katanya di Tanjungpinang, Senin.

Ia menjelaskan warga dapat bersilaturahim dengan sanak saudara dan tetangga saat Lebaran mendatang melalui media sosial ata secara daring.

Ia menyarankan masyarakat untuk tidak menghabiskan Lebaran dengan berkeliling ke rumah-rumah warga lainnya seperti halnya tahun-tahun lalu, untuk mencegah penularan COVID-19 lebih meluas di daerah tersebut.

"Mengingat pandemi COVID-19 di Provinsi Kepri belum berakhir, saya sarankan jangan dulu berkeliling saat Lebaran nanti," kata Isdianto.

Saat ini, katanya, sebaiknya semua masyarakat mematuhi aturan pemerintah agar pandemi dapat segera berakhir dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.

"Dengan disiplin aturan saya yakin pandemi ini dapat segera berakhir di Provinsi Kepri," katanya.

Baca juga: Kasus COVID-19 Riau diprediksi melonjak Juni dampak mudik Lebaran

Sebelumnya, Isdianto mengatakan bahwa saat ini penyebaran pandemi COVID-19 di Provinsi Kepri sudah mulai stagnan, namun begitu upaya pencegahan tetap terus dilakukan agar penyebarannya tidak kembali terjadi.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19, hingga Senin sore, jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 127 orang (bertambah 11 orang), 82 orang di antaranya sembuh, 11 orang meninggal, 28 orang menjalani perawatan, dan enam orang menjalani karantina. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 4.208 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 489 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) 4.589 orang.

Gugus tugas setempat mengingatkan seluruh masyarakat Provinsi Kepri terkait dengan kemaslahatan bersama, agar tetap mengikuti anjuran pemerintah, yaitu menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah, dan menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah.

Selain itu, selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang, berolahraga secara teratur, serta istirahat yang cukup.

Baca juga: Pemprov Babel larang pejabat gelar "open house" Lebaran
Baca juga: Muhammadiyah ingatkan warga ikuti protokol kesehatan saat berlebaran

Pewarta: Ogen
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polri prioritaskan tindakan persuasif dalam penyekatan arus balik Lebaran

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar