Anti Hoax

Bluebird bisa antarkan penumpang mudik ke daerah? Ini faktanya

Bluebird bisa antarkan penumpang mudik ke daerah? Ini faktanya

Ilustrasi pengantaran barang melalui program COD dari Bluebird. (Antara News/Istimewa)

Jakarta (ANTARA/JACX) - Sebuah informasi yang mengatasnamakan perusahaan transportasi Bluebird beredar di aplikasi berbagi pesan dan media sosial.

Informasi itu menyebut Bluebird menawarkan jasa mudik sehat PSBB 2020 dengan moda bus Bigbird.

Dari gambar brosur yang tersebar di berbagai media sosial itu, Bluebird disebut menyediakan perjalanan mudik dengan tujuan Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan harga Rp650 ribu sekali dari Tangerang dan Jakarta.

Kemudian, terdapat pula jasa perjalanan mudik dengan tujuan Jawa Timur yang dipatok dengan harga Rp850 ribu untuk sekali jalan dari Tanggerang dan Jakarta menuju Surabaya.

Brosur itu menyebut bus yang akan digunakan adalah bus berkapasitas 57 orang dan maksimal penumpang 27 orang. 

Benarkah Bluebird menyediakan jasa mudik sehat PSBB tersebut?
 
Brosur yang mengatasnamakan Bigbird, menawarkan Mudik Sehat PSBB 2020 (whatsapp)


Penjelasan:

Berdasarkan konfirmasi dari manajemen Bluebird di akun Instagram resmi mereka, perusahaan yang berkantor pusat di Mampang, Jakarta Selatan itu membantah perihal penyediaan jasa Mudik Sehat PSBB 2020. 

Perwakilan Bluebird mengatakan perusahaan mereka tetap berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah yaitu larangan perjalanan mudik 2020 selama masa pandemi COVID-19 dan penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah.

Bluebird mengatakan informasi yang beredar di berbagai aplikasi berbagi pesan ataupun media sosial itu bukan sikap resmi perusahaan menyusul Indonesia masih berjuang melawan penyebaran wabah COVID-19.

Klaim : Bluebird tawarkan mudik sehat PSBB 2020
Rating : Salah/Hoaks

Baca juga: Langkah Bluebird Group cegah penyebaran virus corona

Baca juga: Langkah preventif Bluebird hadapi penyebaran corona

Pewarta: Tim JACX
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menkominfo ingatkan masyarakat tak sulut hoaks, jelang putusan MK

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar